Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan

8 Pesawat Tempur Terbaik di Dunia

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : 8 Pesawat Tempur Terbaik di Dunia
link : 8 Pesawat Tempur Terbaik di Dunia

Baca juga


Militer


Dengan teknologi anti-radar, super manuver dan kecanggihan lainnya, inilah 8 pesawat tempur terbaik di Dunia. Kedaulatan suatu negara merupakan harga mati yang wajib di pertahankan. Demi untuk dapat menjaga kedaulatan suatu negara, maka negara tersebut harus memiliki kekuatan tempur yang disegani. Kekuatan tempur tersebut terdiri dari berbagai matra, yaitu matra ilmu pelet birahi darat, matra laut dan matra udara. Pada kekuatan tempur matra udara, suatu negara harus memiliki kekuatan pesawat termpur yang paling tidak sudah menganut teknologi pesawat tempur generasi 4+, karena persaingan kekuatan pesawat tempur kini sedang berjalan cepat menuju ke teknologi generasi 5 bahkan 5+.

Teknologi pesawat tempur generasi 5 kini sudah dimiliki oleh negara-negara adikuasa, yaitu Amerika, Rusia dan China. Teknologi pesawat tempur generasi 5 memungkinkan pesawat berkemampuan siluman atau tidak terdeteksi oleh radar, sehingga pesawat tersebut dapat lebih unggul dibanding pesawat tempur dengan generasi 4. Lalu, seperti apakah generasi pesawat tempur saat ini yang termasuk dalam pesawat tempur terbaik di Dunia ? Berikut datanya seperti yang dilansir oleh Wikipedia.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bd/F-22_Raptor_at_the_2008_Joint_Services_Open_House_airshow_6.jpg
F-22 Raptor


F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya direncanakan untuk dijadikan pesawat tempur superioritas udara untuk digunakan menghadapi pesawat tempur Uni Soviet, tetapi pesawat ini juga dilengkapi peralatan untuk serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen.

Lockheed Martin Aeronautics adalah kontraktor utama yang bertanggungjawab memproduksi sebagian besar badan pesawat, persenjataan, dan perakitan F-22. Kemudian mitranya, Boeing Integrated Defense Systems memproduksi sayap, peralatan avionik, dan pelatihan pilot dan perawatan.

Pesawat tempur modern Barat masa kini sudah memakai fitur-fitur yang membuat mereka lebih sulit dideteksi di radar dari pesawat sebelumnya, seperti pemakaian material penyerap radar. Pada F-22, selain pemakaian material penyerap radar, bentuk dan rupa F-22 juga dirancang khusus, dan detail lain seperti cantelan pada pesawat dan helm pilot juga sudah dibuat agar lebih tersembunyi. F-22 juga dirancang untuk mengeluarkan emisi infra-merah yang lebih sulit untuk dilacak oleh peluru kendali "pencari panas".
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ac/F-18E_landing_06-10304cr.jpg/1280px-F-18E_landing_06-10304cr.jpg
F/A-18 E/F Super Hornet

Boeing F/A-18E/F Super Hornet adalah pesawat tempur militer bermesin ganda berbasis carrier varian tempur multirole berdasarkan McDonnell Douglas F/A-18 Hornet. Varian F/A-18E Kursi single dan F/A-18F kursi tandem yang lebih besar dan lebih menguntungkan dari turunan lanjutan F/A-18C dan D Hornet.

Sebenarnya sebutan Super Hornet yang masih menggunakan nama "F/A-18" adalah untuk alasan politik saja (saat itu Kongres tidak bersedia untuk mensponsori sistem militer baru). Nama sebenarnya adalah F-24A. Namun nama F-24 tidak bisa diterima berdasarkan pertimbangan politis. Hal yang sama juga terjadi pada pesawat tempur X 35, yang kemudian diubah namanya menjadi F-35 Lightning II.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/69/Eurofighter-NellisAFB-2008.jpg
Eurofighter Typhoon

Eurofighter Typhoon adalah sebuah pesawat tempur multi peran sayap delta dan sayap kanard bermesin ganda super lincah, dirancang dan dibuat oleh sebuah konsorsium negara-negara Eropa yang dibentuk pada 1983. Dalam rancangannya pesawat tersebut menyerupai pesawat tempur modern Eropa lainnya, Dassault Rafale Perancis dan Saab Gripen Swedia. Karena kombinasi kelincahan, fasilitas stealth dan sistemnya yang modern pesawat tersebut dipandang luas sebagai pesawat tempur hebat.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/44/Rafales_aboard_USS_Harry_Truman.jpg
Dassault Rafale

Dassault Rafale (dijuluki sebagai Squall dalam Bahasa Inggris) adalah pesawat tempur serbaguna generasi ke-4.5, bermesin dua, dan bersayap delta asal Perancis yang dibuat oleh Dassault Aviation. Rafale dirancang sebagai pesawat yang mampu berpangkalan di daratan dan di kapal induk.

Rafale adalah wujud dari program standardisasi ambisius Militer Perancis untuk visi 2025-2030, yakni sebagai pengganti lima pesawat yang bertugas di Angkatan Udara Perancis dan Angkatan Laut Perancis. Rafale dapat diperlengkapi dengan senjata nuklir. Selain untuk digunakan di negara asalnya, pesawat ini juga dijual untuk kebutuhan ekspor. Meskipun beberapa negara menyatakan minatnya untuk memiliki Rafale, namun belum ada nota resmi pemesanan lintas-negara yang disepakati.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimEdNbdL3SPqkXrFgf97AKY60WCh_DXIbFAg9RGpNNBKa3-VrKSzgTbwNfpAvtb4QNHcZUV9YYiZZynj_E4pi28fIr1yj63_IxKSVt6idlQDurirLYUObts_HpTKiFk2rY6tBPlZaQKXg/s1600/20120726raaf8207218_0044.jpg
Sukhoi Su-27

Sukhoi Su-27 (kode NATO: Flanker) adalah pesawat tempur yang awalnya diproduksi oleh Uni Soviet, dan dirancang oleh Biro Desain Sukhoi. Pesawat ini direncanakan untuk menjadi saingan utama generasi baru pesawat tempur Amerika Serikat (yaitu F-14 Tomcat, F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, dan F/A-18 Hornet).

Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi. Pesawat ini sering disebut sebagai hasil persaingan antara Sukhoi dengan Mikoyan-Gurevich, karena Su-27 dan MiG-29 berbentuk mirip. namun pandangan Ini adalah keliru, karena Su-27 dirancang sebagai pesawat interseptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh, sedangkan MiG-29 dirancang untuk mengisi peran pesawat tempur pendukung jarak dekat.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/65/F-15E_Strike_Eagle_banks_away_from_a_tanker.jpg
F-15 Eagle
F-15 Eagle adalah pesawat tempur taktis supersonik segala cuaca yang dirancang untuk menciptakan dan mempertahankan superioritas udara dalam pertarungan di langit. Pesawat ini dikembangkan untuk Angkatan Udara Amerika Serikat, dan pertama kali terbang pada Juli 1972. Varian F-15 Eagle yaitu F-15E Strike Eagle merupakan pesawat tempur serang yang mulai dipakai pada tahun 1989. Angkatan Udara Amerika Serikat berencana untuk tetap menggunakan F-15 sampai tahun 2025.
McDonnell Douglas dipilih dari rivalnya North American and Fairchild Republic untuk memproduksi pesawat yang kemudian dikenal dengan F-15 Eagle.
http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2013/05/08/1551209_20130508094702.jpg
F-16 Fighting Falcon
F-16 Fighting Falcon adalah jet tempur multi-peran supersonik yang dikembangkan oleh General Dynamics (lalu di akuisisi oleh Lockheed Martin), di Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya dirancang sebagai pesawat tempur ringan, dan akhirnya ber-evolusi menjadi pesawat tempur multi-peran yang sangat populer.
Kemampuan F-16 untuk bisa dipakai di segala macam misi inilah yang membuatnya sangat sukses di pasar ekspor, dan dipakai oleh 24 negara selain Amerika Serikat. F-16 merupakan proyek pesawat tempur Barat yang paling besar dan signifikan, dengan sekitar 4000 F-16 sudah di produksi sejak 1976.
F-16 dikenal memiliki kemampuan tempur di udara yang sangat baik, dengan inovasi seperti tutup kokpit tanpa bingkai yang memperjelas penglihatan, gagang pengendali samping untuk memudahkan kontrol pada kecepatan tinggi, dan kursi kokpit yang dirancang untuk mengurangi efek g-force pada pilot. Pesawat ini juga merupakan pesawat tempur pertama yang dibuat untu menahan belokan pada percepatan 9g.
Pada tahun 1993, General Dynamics menjual bisnis produksi pesawat mereka kepada Lockheed Corporation, yang kemudian menjadi bagian dari Lockheed Martin setelah merger dengan Martin Marietta pada tahun 1995.


Dengan teknologi anti-radar, super manuver dan kecanggihan lainnya, inilah 8 pesawat tempur terbaik di Dunia. Kedaulatan suatu negara merupakan harga mati yang wajib di pertahankan. Demi untuk dapat menjaga kedaulatan suatu negara, maka negara tersebut harus memiliki kekuatan tempur yang disegani. Kekuatan tempur tersebut terdiri dari berbagai matra, yaitu matra ilmu pelet birahi darat, matra laut dan matra udara. Pada kekuatan tempur matra udara, suatu negara harus memiliki kekuatan pesawat termpur yang paling tidak sudah menganut teknologi pesawat tempur generasi 4+, karena persaingan kekuatan pesawat tempur kini sedang berjalan cepat menuju ke teknologi generasi 5 bahkan 5+.

Teknologi pesawat tempur generasi 5 kini sudah dimiliki oleh negara-negara adikuasa, yaitu Amerika, Rusia dan China. Teknologi pesawat tempur generasi 5 memungkinkan pesawat berkemampuan siluman atau tidak terdeteksi oleh radar, sehingga pesawat tersebut dapat lebih unggul dibanding pesawat tempur dengan generasi 4. Lalu, seperti apakah generasi pesawat tempur saat ini yang termasuk dalam pesawat tempur terbaik di Dunia ? Berikut datanya seperti yang dilansir oleh Wikipedia.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bd/F-22_Raptor_at_the_2008_Joint_Services_Open_House_airshow_6.jpg
F-22 Raptor


F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya direncanakan untuk dijadikan pesawat tempur superioritas udara untuk digunakan menghadapi pesawat tempur Uni Soviet, tetapi pesawat ini juga dilengkapi peralatan untuk serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen.

Lockheed Martin Aeronautics adalah kontraktor utama yang bertanggungjawab memproduksi sebagian besar badan pesawat, persenjataan, dan perakitan F-22. Kemudian mitranya, Boeing Integrated Defense Systems memproduksi sayap, peralatan avionik, dan pelatihan pilot dan perawatan.

Pesawat tempur modern Barat masa kini sudah memakai fitur-fitur yang membuat mereka lebih sulit dideteksi di radar dari pesawat sebelumnya, seperti pemakaian material penyerap radar. Pada F-22, selain pemakaian material penyerap radar, bentuk dan rupa F-22 juga dirancang khusus, dan detail lain seperti cantelan pada pesawat dan helm pilot juga sudah dibuat agar lebih tersembunyi. F-22 juga dirancang untuk mengeluarkan emisi infra-merah yang lebih sulit untuk dilacak oleh peluru kendali "pencari panas".
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ac/F-18E_landing_06-10304cr.jpg/1280px-F-18E_landing_06-10304cr.jpg
F/A-18 E/F Super Hornet

Boeing F/A-18E/F Super Hornet adalah pesawat tempur militer bermesin ganda berbasis carrier varian tempur multirole berdasarkan McDonnell Douglas F/A-18 Hornet. Varian F/A-18E Kursi single dan F/A-18F kursi tandem yang lebih besar dan lebih menguntungkan dari turunan lanjutan F/A-18C dan D Hornet.

Sebenarnya sebutan Super Hornet yang masih menggunakan nama "F/A-18" adalah untuk alasan politik saja (saat itu Kongres tidak bersedia untuk mensponsori sistem militer baru). Nama sebenarnya adalah F-24A. Namun nama F-24 tidak bisa diterima berdasarkan pertimbangan politis. Hal yang sama juga terjadi pada pesawat tempur X 35, yang kemudian diubah namanya menjadi F-35 Lightning II.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/69/Eurofighter-NellisAFB-2008.jpg
Eurofighter Typhoon

Eurofighter Typhoon adalah sebuah pesawat tempur multi peran sayap delta dan sayap kanard bermesin ganda super lincah, dirancang dan dibuat oleh sebuah konsorsium negara-negara Eropa yang dibentuk pada 1983. Dalam rancangannya pesawat tersebut menyerupai pesawat tempur modern Eropa lainnya, Dassault Rafale Perancis dan Saab Gripen Swedia. Karena kombinasi kelincahan, fasilitas stealth dan sistemnya yang modern pesawat tersebut dipandang luas sebagai pesawat tempur hebat.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/44/Rafales_aboard_USS_Harry_Truman.jpg
Dassault Rafale

Dassault Rafale (dijuluki sebagai Squall dalam Bahasa Inggris) adalah pesawat tempur serbaguna generasi ke-4.5, bermesin dua, dan bersayap delta asal Perancis yang dibuat oleh Dassault Aviation. Rafale dirancang sebagai pesawat yang mampu berpangkalan di daratan dan di kapal induk.

Rafale adalah wujud dari program standardisasi ambisius Militer Perancis untuk visi 2025-2030, yakni sebagai pengganti lima pesawat yang bertugas di Angkatan Udara Perancis dan Angkatan Laut Perancis. Rafale dapat diperlengkapi dengan senjata nuklir. Selain untuk digunakan di negara asalnya, pesawat ini juga dijual untuk kebutuhan ekspor. Meskipun beberapa negara menyatakan minatnya untuk memiliki Rafale, namun belum ada nota resmi pemesanan lintas-negara yang disepakati.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimEdNbdL3SPqkXrFgf97AKY60WCh_DXIbFAg9RGpNNBKa3-VrKSzgTbwNfpAvtb4QNHcZUV9YYiZZynj_E4pi28fIr1yj63_IxKSVt6idlQDurirLYUObts_HpTKiFk2rY6tBPlZaQKXg/s1600/20120726raaf8207218_0044.jpg
Sukhoi Su-27

Sukhoi Su-27 (kode NATO: Flanker) adalah pesawat tempur yang awalnya diproduksi oleh Uni Soviet, dan dirancang oleh Biro Desain Sukhoi. Pesawat ini direncanakan untuk menjadi saingan utama generasi baru pesawat tempur Amerika Serikat (yaitu F-14 Tomcat, F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, dan F/A-18 Hornet).

Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi. Pesawat ini sering disebut sebagai hasil persaingan antara Sukhoi dengan Mikoyan-Gurevich, karena Su-27 dan MiG-29 berbentuk mirip. namun pandangan Ini adalah keliru, karena Su-27 dirancang sebagai pesawat interseptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh, sedangkan MiG-29 dirancang untuk mengisi peran pesawat tempur pendukung jarak dekat.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/65/F-15E_Strike_Eagle_banks_away_from_a_tanker.jpg
F-15 Eagle
F-15 Eagle adalah pesawat tempur taktis supersonik segala cuaca yang dirancang untuk menciptakan dan mempertahankan superioritas udara dalam pertarungan di langit. Pesawat ini dikembangkan untuk Angkatan Udara Amerika Serikat, dan pertama kali terbang pada Juli 1972. Varian F-15 Eagle yaitu F-15E Strike Eagle merupakan pesawat tempur serang yang mulai dipakai pada tahun 1989. Angkatan Udara Amerika Serikat berencana untuk tetap menggunakan F-15 sampai tahun 2025.
McDonnell Douglas dipilih dari rivalnya North American and Fairchild Republic untuk memproduksi pesawat yang kemudian dikenal dengan F-15 Eagle.
http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2013/05/08/1551209_20130508094702.jpg
F-16 Fighting Falcon
F-16 Fighting Falcon adalah jet tempur multi-peran supersonik yang dikembangkan oleh General Dynamics (lalu di akuisisi oleh Lockheed Martin), di Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya dirancang sebagai pesawat tempur ringan, dan akhirnya ber-evolusi menjadi pesawat tempur multi-peran yang sangat populer.
Kemampuan F-16 untuk bisa dipakai di segala macam misi inilah yang membuatnya sangat sukses di pasar ekspor, dan dipakai oleh 24 negara selain Amerika Serikat. F-16 merupakan proyek pesawat tempur Barat yang paling besar dan signifikan, dengan sekitar 4000 F-16 sudah di produksi sejak 1976.
F-16 dikenal memiliki kemampuan tempur di udara yang sangat baik, dengan inovasi seperti tutup kokpit tanpa bingkai yang memperjelas penglihatan, gagang pengendali samping untuk memudahkan kontrol pada kecepatan tinggi, dan kursi kokpit yang dirancang untuk mengurangi efek g-force pada pilot. Pesawat ini juga merupakan pesawat tempur pertama yang dibuat untu menahan belokan pada percepatan 9g.
Pada tahun 1993, General Dynamics menjual bisnis produksi pesawat mereka kepada Lockheed Corporation, yang kemudian menjadi bagian dari Lockheed Martin setelah merger dengan Martin Marietta pada tahun 1995.

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Tentara Tentara Cantik Di Dunia

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : Tentara Tentara Cantik Di Dunia
link : Tentara Tentara Cantik Di Dunia

Baca juga


Militer

Pilot Wanita Angkatan Udara Yunani
tentara cantik
Tentara Wanita Rusia
tentara cantik
Wah, kalo Rusia menyerang pake tentara model begini sih, dijamin pelet birahi kaga ada korban jiwa …. hemat peluru!
Calon Perwira Polisi Wanita Polandia
tentara cantik
Tentara Wanita Chili
tentara cantik
Tentara Wanita China
tentara cantik
Tentara Wanita Inggris
tentara cantik
Pilot Wanita Angkatan Udara Inggris
tentara cantik
Angkatan Laut Wanita Australia
tentara cantik
Pilot Wanita Angkatan Udara Pakistan
foto tentarak
Dari samping boleh juga nih …
Yang terakhir dan yang paling cantik adalah ……….
tentara cantik
Horeee ….. dari Indonesia!!
Sebagus-bagusnya negeri orang, lebih baik negeri sendiri.
https://sbetay.wordpress.com/2012/12/08/foto-gadis-gadis-cantik-dalam-seragam-militer/

Pilot Wanita Angkatan Udara Yunani
tentara cantik
Tentara Wanita Rusia
tentara cantik
Wah, kalo Rusia menyerang pake tentara model begini sih, dijamin pelet birahi kaga ada korban jiwa …. hemat peluru!
Calon Perwira Polisi Wanita Polandia
tentara cantik
Tentara Wanita Chili
tentara cantik
Tentara Wanita China
tentara cantik
Tentara Wanita Inggris
tentara cantik
Pilot Wanita Angkatan Udara Inggris
tentara cantik
Angkatan Laut Wanita Australia
tentara cantik
Pilot Wanita Angkatan Udara Pakistan
foto tentarak
Dari samping boleh juga nih …
Yang terakhir dan yang paling cantik adalah ……….
tentara cantik
Horeee ….. dari Indonesia!!
Sebagus-bagusnya negeri orang, lebih baik negeri sendiri.
https://sbetay.wordpress.com/2012/12/08/foto-gadis-gadis-cantik-dalam-seragam-militer/

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Tentara Tentara Cantik Di Dunia Bag 2

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : Tentara Tentara Cantik Di Dunia Bag 2
link : Tentara Tentara Cantik Di Dunia Bag 2

Baca juga


Militer

Awak Helikopter Wanita Australia
tentara cantik
Tentara Wanita Ukraina
tentara cantik
Angkatan Laut Wanita Rusia
tentara cantik
Tentara Wanita Spanyol
foto tentara
Pasukan Khusus Wanita Rusia
tentara cantik
Tentara Wanita Italia
tentara cantik
Anggota Awak P3C Australia
tentara cantik
Pilot Wanita Angkatan Udara Peru
tentara cantik
Pilot F-16 Wanita Belgia
tentara cantik

itu lah tentara cantik, bila ingin mendapatkan cinta mereka gunakan ilmu pengasihan tanpa puasa ampuh

Awak Helikopter Wanita Australia
tentara cantik
Tentara Wanita Ukraina
tentara cantik
Angkatan Laut Wanita Rusia
tentara cantik
Tentara Wanita Spanyol
foto tentara
Pasukan Khusus Wanita Rusia
tentara cantik
Tentara Wanita Italia
tentara cantik
Anggota Awak P3C Australia
tentara cantik
Pilot Wanita Angkatan Udara Peru
tentara cantik
Pilot F-16 Wanita Belgia
tentara cantik

itu lah tentara cantik, bila ingin mendapatkan cinta mereka gunakan ilmu pengasihan tanpa puasa ampuh

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

5 Perang Terbesar Sepanjang Sejarah

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : 5 Perang Terbesar Sepanjang Sejarah
link : 5 Perang Terbesar Sepanjang Sejarah

Baca juga


Militer

6.Perang Israel-Palestina


 Terjadi dari tahun 1948 saat Inggris yang merampas tanah Palestina dari Kesultanan Turki Ottoman memberikannya kepada kaum Yahudi dalam rangka membangun kembali "tanah air" sejak mereka terusir dari wilayah tersebut karena "membangkang" kepada Tuhan sejak ribuan tahun yang lalu. Negara-negara Timur Tengah dengan mayoritas penduduk muslim yang tidak menyetujui hal tersebut langsung mengangkat senjata melawan Israel dalam Perang Arab-Israel 1948. Namun perang ini berakhir dengan kemenangan Israel.

Perang kemudian berlangsung kembali pada tahun 1967, dikenal juga dengan Perang Enam Hari. Perang ini disebabkan masih tidak relanya negara Arab menerima Israel. Perang ini kembali dimenangkan Israel. Meski perang terbuka tidak ada lagi sesudahnya, namun konflik dengan pelet jarak jauh intensitas rendah masih berlangsung hingga saat ini. Pada 13 September 1993 melalui kesepakatan Oslo, Palestina dan Israel sama-sama mengakui kedaulatan masing-masing. Namun faksi Hamas tidak menyetujui keputusan tersebut sehingga terus mendapatkan tekanan dari Israel hingga saat ini. Ratusan ribu orang tewas akibat konflik ini.


5.Perang Salib


Merupakan perang untuk merebutkan Yerussalem yang meluas menjadi konflik antar agama paling dahsyat sepanjang sejarah, dimulai sejak kaum Kristiani yang direstui Paus atas nama agama Kristen berusaha merebut kembali wilayah Yerussalem dan "Tanah Suci" dari kekuasaan Islam. Perang ini berlangsung selama beberapa periode dari abad ke-9 hingga abad ke-16 Masehi. Perang Salib pertama dilancarkan pada 1095 oleh Paus Urban II. Perang ini mencuatkan nama Salahudin Al Ayyubi dan Richard "The Lion Heart" sebagai pahlawan di kedua belah pihak. Perang ini sedikit banyak memberikan pengaruh dalam mengantarkan Eropa menuju zaman Renaissance. Hingga saat ini, istilah Perang Salib masih dipakai untuk menunjukkan konflik antar agama yang berlangsung hingga saat ini.


4.Ekspansi Mongol


Ekspansi Mongol adalah sebuah ekspansi besar bangsa Mongol yang dipimpin oleh Genghis Khan untuk menaklukan wilayah Eurasia pada awal abad ke-13. Dengan membawa pasukan berkuda dalam jumlah besar dan amat terlatih, Genghis Khan berhasil menebar teror di seantari Eurasia selama 1 dasawarsa. Genghis Khan berhasil menguasai Tiongkok, mengalahkan Rusia, menghancurkan kekaisaran Persia, mencaplok Polandia dan Hongaria, serta meluluh-lantahkan Baghdad sebagai pusat kekhalifahan Islam pada masa itu. Cara dan tujuan Ekspansi Genghis Khan berbeda dengan kaisar-kaisar sebeumnya. Ia menghancurkan apa saja di depan mata, tanpa pandang bulu. Ia menyerang bukan untuk memerintah, melainkan untuk menjarah, memerkosa, dan menculik gadis-gadis untuk mereka bawa ke negerinya, hal inilah yang membuatnya di takuti di seluruh Eurasia.


3.Perang Dunia II


Berlangsung dari tanggal 1 September 1939 sampai tanggal 14 Agustus 1945 ditiga benua: Asia, Afrika, dan Eropa. Di Eropa, Adolf Hitler sebagai kanselir Jerman yang berusaha membangkitkan kembali kejayaan Jerman melalui fasisme terlebih dahulu menyerang Polandia. Selanjutnya dengan dibantu oleh Italia dan Uni Soviet, Jerman terus memperluas wilayah pendudukannya. Di Asia, Jepang secara mendadak menyerang pangkalan laut AS di Pearl Harbour pada 7 Desember 1941, menyeret Asia sebagai medan Perang Dunia II. Amerika Serikat yang semula tidak ikut berperang mulai mengangkat senjata melawan blok Axis, bergabung bersama Inggris dan Perancis.

Uni Soviet yang tiba-tiba diserang oleh sekutunya sendiri, Jerman melalui Operasi Barbarossa pada 1941 balik memusuhinya dan memulai rangkaian kekalahan Jerman. Perang berakhir pada 14 Agustus 1945 dengan menyerahnya Jepang kepada sekutu setelah dua kotanya, Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat. Perang ini mengakibatkan 50.000.000 tewas, lahirnya PBB, dan munculnya Uni Soviet dan Amerika Serikat sebagai negara adidaya.


2.Perang Dunia I



Perang ini berlangsung dari 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918 dilatarbelakangi Pangeran Franz Ferdinand dari Austria dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo. Perang ini menghadapkan blok sentral (Austria, Jerman, Turki, Bulgaria) dengan blok sekutu (Rusia, Perancis, Inggris, Kanada, Italia, Amerika Serikat). Perang ini menjadi tonggak runtuhnya kekuasaan monarki absolut di seluruh dunia. Selain itu empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib, seluruhnya jatuh setelah perang. Perang ini menewaskan 40.000.000 orang di seluruh dunia dan munculnya depresi ekonomi 1929.


1.Perang Napoleon


Perang ini timbul selama Napoleon Bonaparte memerintah Perancis dari 1799 hingga 1815 dan berdampak luas di Eropa. Napoleon Bonaparte yang berhasil merebut kekuasaan di Perancis melalui sebuah kudeta 18 Brumaire menata ulang sistem kemiliteran di Perancis dan secara mengejutkan berhasil memperluas kekuasaan Perancis hingga menguasai hampir seluruh wilayah Eropa.

Namun Perancis tidak berdaya melawan Inggris dan Rusia. Perang Napoleon berakhir ketika ia mengalami kekalahan dalam Pertempuran Waterloo (18 Juni 1815) dan disepakatinya pakta Paris yang kedua. Jumlah korban sekitar 3.250.000 sampai dengan 6.500.000 juta jiwa

6.Perang Israel-Palestina


 Terjadi dari tahun 1948 saat Inggris yang merampas tanah Palestina dari Kesultanan Turki Ottoman memberikannya kepada kaum Yahudi dalam rangka membangun kembali "tanah air" sejak mereka terusir dari wilayah tersebut karena "membangkang" kepada Tuhan sejak ribuan tahun yang lalu. Negara-negara Timur Tengah dengan mayoritas penduduk muslim yang tidak menyetujui hal tersebut langsung mengangkat senjata melawan Israel dalam Perang Arab-Israel 1948. Namun perang ini berakhir dengan kemenangan Israel.

Perang kemudian berlangsung kembali pada tahun 1967, dikenal juga dengan Perang Enam Hari. Perang ini disebabkan masih tidak relanya negara Arab menerima Israel. Perang ini kembali dimenangkan Israel. Meski perang terbuka tidak ada lagi sesudahnya, namun konflik dengan pelet jarak jauh intensitas rendah masih berlangsung hingga saat ini. Pada 13 September 1993 melalui kesepakatan Oslo, Palestina dan Israel sama-sama mengakui kedaulatan masing-masing. Namun faksi Hamas tidak menyetujui keputusan tersebut sehingga terus mendapatkan tekanan dari Israel hingga saat ini. Ratusan ribu orang tewas akibat konflik ini.


5.Perang Salib


Merupakan perang untuk merebutkan Yerussalem yang meluas menjadi konflik antar agama paling dahsyat sepanjang sejarah, dimulai sejak kaum Kristiani yang direstui Paus atas nama agama Kristen berusaha merebut kembali wilayah Yerussalem dan "Tanah Suci" dari kekuasaan Islam. Perang ini berlangsung selama beberapa periode dari abad ke-9 hingga abad ke-16 Masehi. Perang Salib pertama dilancarkan pada 1095 oleh Paus Urban II. Perang ini mencuatkan nama Salahudin Al Ayyubi dan Richard "The Lion Heart" sebagai pahlawan di kedua belah pihak. Perang ini sedikit banyak memberikan pengaruh dalam mengantarkan Eropa menuju zaman Renaissance. Hingga saat ini, istilah Perang Salib masih dipakai untuk menunjukkan konflik antar agama yang berlangsung hingga saat ini.


4.Ekspansi Mongol


Ekspansi Mongol adalah sebuah ekspansi besar bangsa Mongol yang dipimpin oleh Genghis Khan untuk menaklukan wilayah Eurasia pada awal abad ke-13. Dengan membawa pasukan berkuda dalam jumlah besar dan amat terlatih, Genghis Khan berhasil menebar teror di seantari Eurasia selama 1 dasawarsa. Genghis Khan berhasil menguasai Tiongkok, mengalahkan Rusia, menghancurkan kekaisaran Persia, mencaplok Polandia dan Hongaria, serta meluluh-lantahkan Baghdad sebagai pusat kekhalifahan Islam pada masa itu. Cara dan tujuan Ekspansi Genghis Khan berbeda dengan kaisar-kaisar sebeumnya. Ia menghancurkan apa saja di depan mata, tanpa pandang bulu. Ia menyerang bukan untuk memerintah, melainkan untuk menjarah, memerkosa, dan menculik gadis-gadis untuk mereka bawa ke negerinya, hal inilah yang membuatnya di takuti di seluruh Eurasia.


3.Perang Dunia II


Berlangsung dari tanggal 1 September 1939 sampai tanggal 14 Agustus 1945 ditiga benua: Asia, Afrika, dan Eropa. Di Eropa, Adolf Hitler sebagai kanselir Jerman yang berusaha membangkitkan kembali kejayaan Jerman melalui fasisme terlebih dahulu menyerang Polandia. Selanjutnya dengan dibantu oleh Italia dan Uni Soviet, Jerman terus memperluas wilayah pendudukannya. Di Asia, Jepang secara mendadak menyerang pangkalan laut AS di Pearl Harbour pada 7 Desember 1941, menyeret Asia sebagai medan Perang Dunia II. Amerika Serikat yang semula tidak ikut berperang mulai mengangkat senjata melawan blok Axis, bergabung bersama Inggris dan Perancis.

Uni Soviet yang tiba-tiba diserang oleh sekutunya sendiri, Jerman melalui Operasi Barbarossa pada 1941 balik memusuhinya dan memulai rangkaian kekalahan Jerman. Perang berakhir pada 14 Agustus 1945 dengan menyerahnya Jepang kepada sekutu setelah dua kotanya, Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat. Perang ini mengakibatkan 50.000.000 tewas, lahirnya PBB, dan munculnya Uni Soviet dan Amerika Serikat sebagai negara adidaya.


2.Perang Dunia I



Perang ini berlangsung dari 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918 dilatarbelakangi Pangeran Franz Ferdinand dari Austria dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo. Perang ini menghadapkan blok sentral (Austria, Jerman, Turki, Bulgaria) dengan blok sekutu (Rusia, Perancis, Inggris, Kanada, Italia, Amerika Serikat). Perang ini menjadi tonggak runtuhnya kekuasaan monarki absolut di seluruh dunia. Selain itu empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib, seluruhnya jatuh setelah perang. Perang ini menewaskan 40.000.000 orang di seluruh dunia dan munculnya depresi ekonomi 1929.


1.Perang Napoleon


Perang ini timbul selama Napoleon Bonaparte memerintah Perancis dari 1799 hingga 1815 dan berdampak luas di Eropa. Napoleon Bonaparte yang berhasil merebut kekuasaan di Perancis melalui sebuah kudeta 18 Brumaire menata ulang sistem kemiliteran di Perancis dan secara mengejutkan berhasil memperluas kekuasaan Perancis hingga menguasai hampir seluruh wilayah Eropa.

Namun Perancis tidak berdaya melawan Inggris dan Rusia. Perang Napoleon berakhir ketika ia mengalami kekalahan dalam Pertempuran Waterloo (18 Juni 1815) dan disepakatinya pakta Paris yang kedua. Jumlah korban sekitar 3.250.000 sampai dengan 6.500.000 juta jiwa

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Woow Kapal Raksasa Braay

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : Woow Kapal Raksasa Braay
link : Woow Kapal Raksasa Braay

Baca juga


Militer

Bila agan perlu untuk mengangkut kargo besar, barang, dan bahan dari satu tempat ke tempat lain, kapal adalah pilihan ideal meskipun mereka sangat lambat. Lalu ada kapal angkat berat yang dirancang untuk membawa beban yang terlalu besar yang bahkan kapal kargo tidak tahan, seperti kapal lainnya, Tower atau apa pun yang sangat besar atau berat untuk dapat dengan mudah diangkut di kapal konvensional.


Kapal angkat berat terdiri dari dua jenis: semi-menenggelamkan mampu mengangkat kapal lain keluar dari air dan transportasi itu, dan kapal untuk menambah fasilitas bongkar muat di pelabuhan. semi tenggelam yang lebih dikenal sebagai pelet wanita ”flo / flo”untukfloat-on/float-off. Kapal ini memiliki dek yang panjang dan rendah yang bisa turun di bawah air tumpahan minyak platform, kapal lain, atau kargo apung lainnya untuk dipindahkan ke posisi untuk loading. Tank-tank kemudian dipompa keluar, dan dek juga naik lebih tinggi dalam air, mengangkat kargo, dan siap untuk berlayar di mana pun kargo di dunia yang akan di angkut.


undefined

undefined
sumber

Bila agan perlu untuk mengangkut kargo besar, barang, dan bahan dari satu tempat ke tempat lain, kapal adalah pilihan ideal meskipun mereka sangat lambat. Lalu ada kapal angkat berat yang dirancang untuk membawa beban yang terlalu besar yang bahkan kapal kargo tidak tahan, seperti kapal lainnya, Tower atau apa pun yang sangat besar atau berat untuk dapat dengan mudah diangkut di kapal konvensional.


Kapal angkat berat terdiri dari dua jenis: semi-menenggelamkan mampu mengangkat kapal lain keluar dari air dan transportasi itu, dan kapal untuk menambah fasilitas bongkar muat di pelabuhan. semi tenggelam yang lebih dikenal sebagai pelet wanita ”flo / flo”untukfloat-on/float-off. Kapal ini memiliki dek yang panjang dan rendah yang bisa turun di bawah air tumpahan minyak platform, kapal lain, atau kargo apung lainnya untuk dipindahkan ke posisi untuk loading. Tank-tank kemudian dipompa keluar, dan dek juga naik lebih tinggi dalam air, mengangkat kargo, dan siap untuk berlayar di mana pun kargo di dunia yang akan di angkut.


undefined

undefined
sumber

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Citra polisi buruk di mata masyarakat

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : Citra polisi buruk di mata masyarakat
link : Citra polisi buruk di mata masyarakat

Baca juga


Militer

Meskipun lebih dari satu dasawarsa menjadi pilar penegakan hukum, tubuh Polri masih dinodai jelaga hitam. Publik menilai kinerja aparat kepolisian masih diwarnai oleh aroma suap yang kental. Kondisi tersebut, menurut publik, dipengaruhi oleh sistem penegakan hukum yang lemah di dalam institusi kepolisian.

Selama satu dasawarsa, penilaian publik terhadap citra positif kepolisian terus berubah. Jajak pendapat Kompas merekam penilaian terburuk terhadap citra Polri diberikan publik pada masa-masa awal kemandirian Polri. Saat itu hanya 26,6 persen responden yang memberi penilaian positif terhadap citra Polri. Tahun 2009, proporsi publik yang menilai positif meningkat dan mencapai titik tertinggi. Ketika itu 57,1 persen responden menyatakan citra Polri positif. Berbagai prestasi diukir terutama perannya dalam mengungkap kasus terorisme.

Tahun ini, ketika usia Polri mencapai 66 tahun dan saat pengungkapan kasus terorisme juga mulai berkurang, penilaian terhadap citra positif Polri semakin turun. Hanya 46,1 persen responden jajak pendapat ini memberi nilai positif terhadap citra Polri. Proporsi yang lebih besar, yakni 49,3 persen, menyatakan citra Polri buruk. Mereka menilai, tubuh Polri telah dikotori oleh sikap dan perilaku aparat Polri yang mengingkari pedoman dasar pelaksanaan profesi polisi yang tercantum di dalam Tribrata Polri.

Aroma uang

Bila ditelisik lebih jauh, penilaian negatif terhadap citra Polri didorong oleh pengetahuan responden survei terhadap sepak terjang aparat kepolisian. Pengetahuan tersebut meliputi beberapa pernyataan terkait pelaksanaan tugas kepolisian sebagai penegak hukum dan penjaga ketertiban masyarakat.

Dalam kapasitas sebagai penjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, aparat kepolisian dinilai responden survei ini cukup sigap merespons panggilan masyarakat ketika terjadi tindak kejahatan. Satu dari tiga respon- den mengungkapkan hal itu. Namun, penilaian yang cenderung negatif dinyatakan respon- den terkait proses penindakan dan penegakan hukum.

Responden survei ini menilai bahwa berurusan dengan polisi berarti menghabiskan waktu lama karena urusan akan menjadi berbelit-belit. Satu dari tiga res- ponden menyatakan berurusan dengan polisi sama artinya dengan mengeluarkan uang ”tambahan”, selain yang resmi.

Lebih dari itu, sikap diskriminatif sering kali diterapkan oleh aparat kepolisian dalam menyelesaikan perkara hukum. Menurut satu dari tiga responden, aparat kepolisian cenderung enggan menindak pelaku kejahatan yang berkaitan dengan pejabat ataupun orang-orang berduit. Pola penyikapan seperti ini tak hanya didasari oleh pengetahuan tentang pelaksanaan profesi polisi, tetapi juga dilandasi realitas yang dialami responden sehari-hari.

Paling tidak, dalam setahun terakhir, sebagian besar respon- den pernah berurusan dengan polisi terkait pengurusan sejumlah hal. Di antaranya pengurusan surat keterangan kehilangan dan kelakuan baik, pengurusan surat kendaraan bermotor, baik berupa surat izin mengemudi (SIM) ataupun surat tanda nomor kendaraan (STNK), serta pengurusan perkara hukum.

Di antara mereka yang pernah berhubungan dengan polisi, rata-rata separuh responden memberikan insentif tambahan berupa uang kepada polisi, baik diminta maupun atas inisiatif responden. Satu dari tiga responden mengakui pernah memberikan uang karena diminta aparat terutama untuk pengurusan SIM atau STNK serta perkara hukum terkait lalu lintas atau tindak kriminal.

Praktik yang kental dengan aroma uang ini disadari oleh responden sebagai akibat dari sistem yang lemah di dalam tubuh kepolisian. Alih-alih memperkeras penegakan hukum di dalam institusinya, Polri justru dinilai lemah dalam menegakkan etika profesi bagi aparatnya. Tiga perempat responden menyatakan sistem di kepolisian yang lemah menjadi faktor penentu buruknya kinerja mereka.

Terdapat 46,6 persen responden survei yang menyatakan penegakan hukum yang lemah memberi kontribusi terhadap buruknya kinerja kepolisian. Adapun 28,9 persen menyebutkan faktor kepemimpinan Polri yang lemah dalam menegakkan etika profesi mereka. Hal itu berarti faktor kesejahteraan polisi dinilai responden tidak serta-merta menentukan baik buruknya kinerja mereka.

Terkait sistem penegakan hukum di dalam tubuh Polri, masih lekat di dalam ingatan masyarakat tentang kasus ”17 rekening gendut” sejumlah petinggi Polri yang diungkap media massa. Hingga saat ini belum terdengar kelanjutan langkah dari temuan tersebut.

Meskipun beberapa aspek masih negatif, ada satu aspek yang masih mendapat respons positif. Ketika ada kejahatan, polisi segera datang saat dihubungi. Inilah satu-satunya modal positif polisi. Mayoritas (pengasihan 62 persen) responden mengungkapkan apresiasi positif ini. (BI Purwantari)

sumber : kompas.com

Meskipun lebih dari satu dasawarsa menjadi pilar penegakan hukum, tubuh Polri masih dinodai jelaga hitam. Publik menilai kinerja aparat kepolisian masih diwarnai oleh aroma suap yang kental. Kondisi tersebut, menurut publik, dipengaruhi oleh sistem penegakan hukum yang lemah di dalam institusi kepolisian.

Selama satu dasawarsa, penilaian publik terhadap citra positif kepolisian terus berubah. Jajak pendapat Kompas merekam penilaian terburuk terhadap citra Polri diberikan publik pada masa-masa awal kemandirian Polri. Saat itu hanya 26,6 persen responden yang memberi penilaian positif terhadap citra Polri. Tahun 2009, proporsi publik yang menilai positif meningkat dan mencapai titik tertinggi. Ketika itu 57,1 persen responden menyatakan citra Polri positif. Berbagai prestasi diukir terutama perannya dalam mengungkap kasus terorisme.

Tahun ini, ketika usia Polri mencapai 66 tahun dan saat pengungkapan kasus terorisme juga mulai berkurang, penilaian terhadap citra positif Polri semakin turun. Hanya 46,1 persen responden jajak pendapat ini memberi nilai positif terhadap citra Polri. Proporsi yang lebih besar, yakni 49,3 persen, menyatakan citra Polri buruk. Mereka menilai, tubuh Polri telah dikotori oleh sikap dan perilaku aparat Polri yang mengingkari pedoman dasar pelaksanaan profesi polisi yang tercantum di dalam Tribrata Polri.

Aroma uang

Bila ditelisik lebih jauh, penilaian negatif terhadap citra Polri didorong oleh pengetahuan responden survei terhadap sepak terjang aparat kepolisian. Pengetahuan tersebut meliputi beberapa pernyataan terkait pelaksanaan tugas kepolisian sebagai penegak hukum dan penjaga ketertiban masyarakat.

Dalam kapasitas sebagai penjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, aparat kepolisian dinilai responden survei ini cukup sigap merespons panggilan masyarakat ketika terjadi tindak kejahatan. Satu dari tiga respon- den mengungkapkan hal itu. Namun, penilaian yang cenderung negatif dinyatakan respon- den terkait proses penindakan dan penegakan hukum.

Responden survei ini menilai bahwa berurusan dengan polisi berarti menghabiskan waktu lama karena urusan akan menjadi berbelit-belit. Satu dari tiga res- ponden menyatakan berurusan dengan polisi sama artinya dengan mengeluarkan uang ”tambahan”, selain yang resmi.

Lebih dari itu, sikap diskriminatif sering kali diterapkan oleh aparat kepolisian dalam menyelesaikan perkara hukum. Menurut satu dari tiga responden, aparat kepolisian cenderung enggan menindak pelaku kejahatan yang berkaitan dengan pejabat ataupun orang-orang berduit. Pola penyikapan seperti ini tak hanya didasari oleh pengetahuan tentang pelaksanaan profesi polisi, tetapi juga dilandasi realitas yang dialami responden sehari-hari.

Paling tidak, dalam setahun terakhir, sebagian besar respon- den pernah berurusan dengan polisi terkait pengurusan sejumlah hal. Di antaranya pengurusan surat keterangan kehilangan dan kelakuan baik, pengurusan surat kendaraan bermotor, baik berupa surat izin mengemudi (SIM) ataupun surat tanda nomor kendaraan (STNK), serta pengurusan perkara hukum.

Di antara mereka yang pernah berhubungan dengan polisi, rata-rata separuh responden memberikan insentif tambahan berupa uang kepada polisi, baik diminta maupun atas inisiatif responden. Satu dari tiga responden mengakui pernah memberikan uang karena diminta aparat terutama untuk pengurusan SIM atau STNK serta perkara hukum terkait lalu lintas atau tindak kriminal.

Praktik yang kental dengan aroma uang ini disadari oleh responden sebagai akibat dari sistem yang lemah di dalam tubuh kepolisian. Alih-alih memperkeras penegakan hukum di dalam institusinya, Polri justru dinilai lemah dalam menegakkan etika profesi bagi aparatnya. Tiga perempat responden menyatakan sistem di kepolisian yang lemah menjadi faktor penentu buruknya kinerja mereka.

Terdapat 46,6 persen responden survei yang menyatakan penegakan hukum yang lemah memberi kontribusi terhadap buruknya kinerja kepolisian. Adapun 28,9 persen menyebutkan faktor kepemimpinan Polri yang lemah dalam menegakkan etika profesi mereka. Hal itu berarti faktor kesejahteraan polisi dinilai responden tidak serta-merta menentukan baik buruknya kinerja mereka.

Terkait sistem penegakan hukum di dalam tubuh Polri, masih lekat di dalam ingatan masyarakat tentang kasus ”17 rekening gendut” sejumlah petinggi Polri yang diungkap media massa. Hingga saat ini belum terdengar kelanjutan langkah dari temuan tersebut.

Meskipun beberapa aspek masih negatif, ada satu aspek yang masih mendapat respons positif. Ketika ada kejahatan, polisi segera datang saat dihubungi. Inilah satu-satunya modal positif polisi. Mayoritas (pengasihan 62 persen) responden mengungkapkan apresiasi positif ini. (BI Purwantari)

sumber : kompas.com

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Perang Dunia Ke 3 ?????

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : Perang Dunia Ke 3 ?????
link : Perang Dunia Ke 3 ?????

Baca juga


Militer

Para analis internasional telah membuat perdebatan tentang kemungkinan awal dari perang dunia baru yaitu Perang Dunia III. Rencana NATO untuk menggelar sistem pertahanan rudal Patriot di perbatasannya dengan Suriah adalah alasan lain untuk diskusi ini. Ada dugaan bahwa ancaman dari Suriah hanya merupakan penyebab imajiner dari penyebaran rudal patriot tersebut, dan pada kenyataannya, yang dilakukan oleh NATO (permintaan Turki) ini ada hubungannya dengan Iran dan potensi nuklirnya.

Banyak para analis dunia berulang kali menyatakan pendapat mereka tentang kemungkinan awal dari Perang Dunia III. Menurut mereka, Perang Dunia III akan menjadi azab bagi semua manusia di bumi ini, karena nuklir tidak akan membiarkan manusia untuk tetap hidup. Analisa semacam ini baru-baru ini dinyatakan oleh Hasan Firouzabadi, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran. Menurut dia, penyebab Perang Dunia III bisa jadi oleh karena pengiriman sistem pertahanan rudal Patriot di perbatasan antara Turki dan Suriah.

Seperti yang dicatat Hasan Firouzabadi dalam kata sambutannya, hal ini akan mengakibatkan konsekuensi serius bagi Eropa dan seluruh umat manusia, dengan mencatat bahwa ilmu pengasihan di  sistem rudal baru merupakan "titik hitam di dunia".

Sekjen NATO Fogh Rasmussen mencatat bahwa sistem rudal Patriot tidak akan lama berada di Turki, selain dari waktu yang diperlukan. Saat ini, penyebaran rudal Patriot di 900 kilometer dari perbatasan Turki dan Suriah sedang dibahas. Alasan untuk penyebaran rudal Patriot adalah karena adanya permintaan resmi otoritas Turki yang dikirim ke NATO pada tanggal 21 November 2012. Pada tanggal 4 Desember, dan perwakilan NATO menyetujui permintaan Turki.
Menurut media Turki, otoritas membuat keputusan ini untuk melindungi Turki dari kemungkinan serangan oleh Suriah. Sejauh ini sistem pertahanan rudal Patriot akan dikerahkan di provinsi Malatya, Gaziantep dan Diyarbakir, tenggara negara itu. Selain itu, pusat komando dari sistem Patriot ini akan berlokasi di sebuah pangkalan NATO di Jerman.
Sistem Pertahanan Rudal Patriot

Sistem Pertahanan Rudal Patriot. Foto : Wiki

Atas permintaan Mark Rutte, Perdana Menteri Belanda, kompleks rudal akan dikerahkan pada bulan Januari tahun 2013. Saat pertemuan dengan Sekjen NATO, Perdana Menteri Belanda mencatat bahwa Jerman, Amerika Serikat dan Belanda bekerja sama dengan perwakilan Turki untuk menyelesaikan instalasi dari sistem anti-rudal Patriot secepat mungkin.
Bagaimanapun, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran bukanlah satu-satunya pihak yang bereaksi sangat negatif terhadap kemungkinan penyebaran Patriot di perbatasan Turki-Suriah. Sebagaimana dicatat oleh Ali Akbar Salehi, Menteri Luar Negeri Iran, penyebaran sistem anti-rudal Patriot di perbatasan Turki-Suriah lebih merupakan provokasi daripada sebuah upaya untuk melindungi dari kemungkinan serangan oleh Angkatan Udara Suriah. Menurut dia, bodoh untuk berharap bahwa penyebaran Patriot akan membantu meningkatkan keamanan dan menstabilkan situasi di wilayah tersebut. Salehi juga mengatakan bahwa masalah ini tidak dapat diselesaikan tanpa partisipasi dari Suriah. Oleh karena itu, Turki dan NATO seharusnya tidak ikut campur dalam masalah Suriah.
Sebuah kekuatan dunia lain juga memiliki reaksi dengan situasi ini. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, mengatakan bahwa penyebaran kompleks rudal Patriot di perbatasan Turki-Suriah dapat menimbulkan bentrokan bersenjata baru, bahkan perang global. Menurut dia, sistem Patriot baru Turki merupakan ancaman serius bagi banyak negara, termasuk Iran dan Eropa. Terlepas dari kenyataan bahwa sistem pertahanan rudal ini dirancang untuk mengatasi kemungkinan serangan oleh Suriah, lokasi penempatan Patriot di Turki bisa cepat berubah, sehingga secara teoritis, Patriot bisa digunakan terhadap Iran yang membuat Iran tidak akan mampu berbuat apa-apa untuk melawan para agresor.
Analis Rusia meyakini bahwa meskipun masih berada dalam jarak yang jauh dari perbatasan Iran, tujuan utama dari Patriot adalah penekanan tepat waktu fasilitas nuklir Iran yang terletak hanya 500 kilometer jauhnya. Sebagaimana dicatat oleh Dmitry Polikanov, Wakil Presiden PIR Center, kemungkinan ancaman dari Suriah hanya alasan. Bahkan, AS berencana untuk menggunakan Turki sebagai "kendaraan" di mana mereka dapat dengan cepat menekan ancaman dari Iran. Menurut dia, penyebaran Patriot di Turki tidak bisa bersifat sementara, berbeda dengan pernyataan NATO dan otoritas Turki.
Sekarang Iran akan diawasi ketat, dan setiap gerakan yang salah akan dianggap sebagai provokasi, dan konsekuensinya yang akan menjadi bencana adalah Teheran tidak akan dapat melakukan serangan balik. Victor Nadein-Rajewski, seorang peneliti di RAS, setuju dengan pendapat ini. Menurut dia, lokasi final penempatan rudal Patriot belum disetujui, sangat mengkhawatirkan. Menurut dia, penyebaran sistem pertahanan rudal adalah cara NATO untuk membantu memperkuat Turki sebagai platform strategis bagi Amerika Serikat untuk melawan Iran. Terlepas dari kenyataan bahwa negara ini diperintah oleh pemerintahan Islam dengan Perdana Menteri Erdogan yang bertanggung jawab, NATO mampu menarik otoritas Turki ke dalam konflik dengan Iran.
Khususnya, dengan membantu dalam memerangi Suriah, di mana Ankara (Turki) juga memiliki kepentingan sendiri. Tidak semua ahli Rusia yang pesimis. Menurut direktur Carnegie Moscow Center, Dmitri Trenin, seseorang tidak dapat menyatakan dengan pasti bahwa rudal Patriot akan diarahkan terhadap Iran. Menurutnya, Eropa telah lama membentuk sistem anti-rudal yang dapat menghadapi Teheran, dan saat ini belum perlu untuk menambahnya.
Perbatasan Turki, Suriah dan Iran

Elips merah perbatasan Turki dengan Suriah, Elips hijau perbatasan dengan Iran. Google Maps

Tentu saja, jika situasi dengan Iran menjadi lebih rumit, NATO dan Amerika Serikat harus mengambil langkah-langkah baru untuk mengatasi hal itu, dan rudal Patriot kemungkinan akan memainkan peran penting. Dalam keadaan saat ini sebagian besar disebabkan oleh situasi politik di Suriah dan Turki.
Satu lagi analisa. Jenderal Leonid Ivashov, direktur Institut Studi Geopolitik, mengatakan dalam sebuah pidatonya, bahwa saat ini tidak ada alasan Suriah untuk menyerang Turki. Pemerintah Suriah saat ini tengah berurusan dengan masalah kritis yaitu perang saudara, jangankan untuk menyerang, bahkan Suriah tidak dapat berpikir tenatng serangan terpusat ke negara lain (Turki) yang kekuatan militernya secara signifikan jauh melampaui kemampuan Suriah. Masih menurut Jenderal Ivashov, ini bukan soal melindungi Turki dari serangan oleh Suriah, tetapi justru invasi pasukan Turki ke Suriah, karena sejak lama negara ini "tertarik" dengan Suriaha. Namun, Veto Rusia telah menjadi satu-satunya faktor yang mencegah invasi Turki ke Suriah.
Menurut Jenderal Leonid Ivashov, fasilitas rudal baru (Patriot) bukan dibuat untuk pertahanan, namun untuk menyerang, baik kepada Iran atau Suriah. Kompleks Patriot yang dikerahkan memang membantu untuk melawan rudal, pesawat tempur dan helikopter, namun akan sia-sia dalam menghadapi serangan pasukan darat, atau rudal jarak pendek.
Selain itu, perwakilan Turki takut kerusuhan dan perang saudara yang berkembang di Suriah akan "menyeberang" perbatasan Turki karena situasi politik di daerah perbatasan tidak stabil. Menurut Alexander Grushko, utusan Rusia untuk NATO, penyebaran sistem anti-rudal adalah tanda bahwa aliansi telah mulai campur tangan dalam konflik Suriah-Turki.
Penyebaran rudal Patriot ini sekali lagi menegaskan kepentingan NATO dan Amerika Serikat di kawasan Asia, serta fakta bahwa AS akan ambil bagian dalam konflik Suriah. Sebagaimana dinyatakan oleh Anders Fogh Rasmussen, bahwa semua ini akan membantu menunjukkan kepada dunia bahwa Turki berada di bawah perlindungan kekuatan terkemuka di dunia.(FS)

Para analis internasional telah membuat perdebatan tentang kemungkinan awal dari perang dunia baru yaitu Perang Dunia III. Rencana NATO untuk menggelar sistem pertahanan rudal Patriot di perbatasannya dengan Suriah adalah alasan lain untuk diskusi ini. Ada dugaan bahwa ancaman dari Suriah hanya merupakan penyebab imajiner dari penyebaran rudal patriot tersebut, dan pada kenyataannya, yang dilakukan oleh NATO (permintaan Turki) ini ada hubungannya dengan Iran dan potensi nuklirnya.

Banyak para analis dunia berulang kali menyatakan pendapat mereka tentang kemungkinan awal dari Perang Dunia III. Menurut mereka, Perang Dunia III akan menjadi azab bagi semua manusia di bumi ini, karena nuklir tidak akan membiarkan manusia untuk tetap hidup. Analisa semacam ini baru-baru ini dinyatakan oleh Hasan Firouzabadi, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran. Menurut dia, penyebab Perang Dunia III bisa jadi oleh karena pengiriman sistem pertahanan rudal Patriot di perbatasan antara Turki dan Suriah.

Seperti yang dicatat Hasan Firouzabadi dalam kata sambutannya, hal ini akan mengakibatkan konsekuensi serius bagi Eropa dan seluruh umat manusia, dengan mencatat bahwa ilmu pengasihan di  sistem rudal baru merupakan "titik hitam di dunia".

Sekjen NATO Fogh Rasmussen mencatat bahwa sistem rudal Patriot tidak akan lama berada di Turki, selain dari waktu yang diperlukan. Saat ini, penyebaran rudal Patriot di 900 kilometer dari perbatasan Turki dan Suriah sedang dibahas. Alasan untuk penyebaran rudal Patriot adalah karena adanya permintaan resmi otoritas Turki yang dikirim ke NATO pada tanggal 21 November 2012. Pada tanggal 4 Desember, dan perwakilan NATO menyetujui permintaan Turki.
Menurut media Turki, otoritas membuat keputusan ini untuk melindungi Turki dari kemungkinan serangan oleh Suriah. Sejauh ini sistem pertahanan rudal Patriot akan dikerahkan di provinsi Malatya, Gaziantep dan Diyarbakir, tenggara negara itu. Selain itu, pusat komando dari sistem Patriot ini akan berlokasi di sebuah pangkalan NATO di Jerman.
Sistem Pertahanan Rudal Patriot

Sistem Pertahanan Rudal Patriot. Foto : Wiki

Atas permintaan Mark Rutte, Perdana Menteri Belanda, kompleks rudal akan dikerahkan pada bulan Januari tahun 2013. Saat pertemuan dengan Sekjen NATO, Perdana Menteri Belanda mencatat bahwa Jerman, Amerika Serikat dan Belanda bekerja sama dengan perwakilan Turki untuk menyelesaikan instalasi dari sistem anti-rudal Patriot secepat mungkin.
Bagaimanapun, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran bukanlah satu-satunya pihak yang bereaksi sangat negatif terhadap kemungkinan penyebaran Patriot di perbatasan Turki-Suriah. Sebagaimana dicatat oleh Ali Akbar Salehi, Menteri Luar Negeri Iran, penyebaran sistem anti-rudal Patriot di perbatasan Turki-Suriah lebih merupakan provokasi daripada sebuah upaya untuk melindungi dari kemungkinan serangan oleh Angkatan Udara Suriah. Menurut dia, bodoh untuk berharap bahwa penyebaran Patriot akan membantu meningkatkan keamanan dan menstabilkan situasi di wilayah tersebut. Salehi juga mengatakan bahwa masalah ini tidak dapat diselesaikan tanpa partisipasi dari Suriah. Oleh karena itu, Turki dan NATO seharusnya tidak ikut campur dalam masalah Suriah.
Sebuah kekuatan dunia lain juga memiliki reaksi dengan situasi ini. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, mengatakan bahwa penyebaran kompleks rudal Patriot di perbatasan Turki-Suriah dapat menimbulkan bentrokan bersenjata baru, bahkan perang global. Menurut dia, sistem Patriot baru Turki merupakan ancaman serius bagi banyak negara, termasuk Iran dan Eropa. Terlepas dari kenyataan bahwa sistem pertahanan rudal ini dirancang untuk mengatasi kemungkinan serangan oleh Suriah, lokasi penempatan Patriot di Turki bisa cepat berubah, sehingga secara teoritis, Patriot bisa digunakan terhadap Iran yang membuat Iran tidak akan mampu berbuat apa-apa untuk melawan para agresor.
Analis Rusia meyakini bahwa meskipun masih berada dalam jarak yang jauh dari perbatasan Iran, tujuan utama dari Patriot adalah penekanan tepat waktu fasilitas nuklir Iran yang terletak hanya 500 kilometer jauhnya. Sebagaimana dicatat oleh Dmitry Polikanov, Wakil Presiden PIR Center, kemungkinan ancaman dari Suriah hanya alasan. Bahkan, AS berencana untuk menggunakan Turki sebagai "kendaraan" di mana mereka dapat dengan cepat menekan ancaman dari Iran. Menurut dia, penyebaran Patriot di Turki tidak bisa bersifat sementara, berbeda dengan pernyataan NATO dan otoritas Turki.
Sekarang Iran akan diawasi ketat, dan setiap gerakan yang salah akan dianggap sebagai provokasi, dan konsekuensinya yang akan menjadi bencana adalah Teheran tidak akan dapat melakukan serangan balik. Victor Nadein-Rajewski, seorang peneliti di RAS, setuju dengan pendapat ini. Menurut dia, lokasi final penempatan rudal Patriot belum disetujui, sangat mengkhawatirkan. Menurut dia, penyebaran sistem pertahanan rudal adalah cara NATO untuk membantu memperkuat Turki sebagai platform strategis bagi Amerika Serikat untuk melawan Iran. Terlepas dari kenyataan bahwa negara ini diperintah oleh pemerintahan Islam dengan Perdana Menteri Erdogan yang bertanggung jawab, NATO mampu menarik otoritas Turki ke dalam konflik dengan Iran.
Khususnya, dengan membantu dalam memerangi Suriah, di mana Ankara (Turki) juga memiliki kepentingan sendiri. Tidak semua ahli Rusia yang pesimis. Menurut direktur Carnegie Moscow Center, Dmitri Trenin, seseorang tidak dapat menyatakan dengan pasti bahwa rudal Patriot akan diarahkan terhadap Iran. Menurutnya, Eropa telah lama membentuk sistem anti-rudal yang dapat menghadapi Teheran, dan saat ini belum perlu untuk menambahnya.
Perbatasan Turki, Suriah dan Iran

Elips merah perbatasan Turki dengan Suriah, Elips hijau perbatasan dengan Iran. Google Maps

Tentu saja, jika situasi dengan Iran menjadi lebih rumit, NATO dan Amerika Serikat harus mengambil langkah-langkah baru untuk mengatasi hal itu, dan rudal Patriot kemungkinan akan memainkan peran penting. Dalam keadaan saat ini sebagian besar disebabkan oleh situasi politik di Suriah dan Turki.
Satu lagi analisa. Jenderal Leonid Ivashov, direktur Institut Studi Geopolitik, mengatakan dalam sebuah pidatonya, bahwa saat ini tidak ada alasan Suriah untuk menyerang Turki. Pemerintah Suriah saat ini tengah berurusan dengan masalah kritis yaitu perang saudara, jangankan untuk menyerang, bahkan Suriah tidak dapat berpikir tenatng serangan terpusat ke negara lain (Turki) yang kekuatan militernya secara signifikan jauh melampaui kemampuan Suriah. Masih menurut Jenderal Ivashov, ini bukan soal melindungi Turki dari serangan oleh Suriah, tetapi justru invasi pasukan Turki ke Suriah, karena sejak lama negara ini "tertarik" dengan Suriaha. Namun, Veto Rusia telah menjadi satu-satunya faktor yang mencegah invasi Turki ke Suriah.
Menurut Jenderal Leonid Ivashov, fasilitas rudal baru (Patriot) bukan dibuat untuk pertahanan, namun untuk menyerang, baik kepada Iran atau Suriah. Kompleks Patriot yang dikerahkan memang membantu untuk melawan rudal, pesawat tempur dan helikopter, namun akan sia-sia dalam menghadapi serangan pasukan darat, atau rudal jarak pendek.
Selain itu, perwakilan Turki takut kerusuhan dan perang saudara yang berkembang di Suriah akan "menyeberang" perbatasan Turki karena situasi politik di daerah perbatasan tidak stabil. Menurut Alexander Grushko, utusan Rusia untuk NATO, penyebaran sistem anti-rudal adalah tanda bahwa aliansi telah mulai campur tangan dalam konflik Suriah-Turki.
Penyebaran rudal Patriot ini sekali lagi menegaskan kepentingan NATO dan Amerika Serikat di kawasan Asia, serta fakta bahwa AS akan ambil bagian dalam konflik Suriah. Sebagaimana dinyatakan oleh Anders Fogh Rasmussen, bahwa semua ini akan membantu menunjukkan kepada dunia bahwa Turki berada di bawah perlindungan kekuatan terkemuka di dunia.(FS)

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

China Kekuatan Baru Dunia

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : China Kekuatan Baru Dunia
link : China Kekuatan Baru Dunia

Baca juga


Militer

Formasi Pesawat Tempur J-11 China

Formasi Pesawat Tempur J-11 China. (Foto: Topwalls.net)

  Sebuah visi yang jelas dan program jangka panjang untuk modernisasi militer, didukung oleh kemampuan industri pertahanan yang kuat dan inovatif, telah mengubah Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (Peoples Liberation Army Air Force/PLAAF) dari yang awalnya kuno, kolot, dan tidak terlatih, menjadi kekuatan udara modern dengan kemampuan yang baik untuk menjalankan semua misi-misi modern di abad 21.

Pondasi dari rencana jangka panjang program modernisasi Angkatan Udara China telah dibebankan pada tahun 2010, dan ditujukan untuk mencapai kemajuan pelet cinta yg besar pada tahun 2020. Untuk tahun 2010, China telah meletakkan pondasi dasar yang kuat untuk Angkatan Udaranya, ini ditunjukkan dalam latihan skala besar dengan sandi "Stride-2009" yang diselenggarakan bertepatan dengan perayaan 50 tahun kekuasaan komunis di China. Lima puluh ribu prajurit telah dimobilisasi secara besar-besaran dari tempat latihan mereka ke daerah-daerah yang tidak biasa bagi mereka.

Kekuatan Udara Baru Telah Muncul di Dunia

Pada tahun 1999, Angkatan Udara China mengoperasikan lebih dari 3.500 pesawat tempur yang terdiri dari J-6 (sekelas MiG-19) dan J-7 (desain berdasarkan MiG-21). Kesepakatan dengan Rusia adalah induksi untuk 100 Sukhoi Su-27 fighter. Angkatan Udara China juga memiliki armada pesawat bomber (pembom) H-6 (desain berdasarkan Tu-16).
Modernisasi Angkatan Udara China didorong oleh pertumbuhan ekonomi China yang luar biasa. Di abad ke-21 ini, dunia telah menyaksikan akuisisi China atas 105 Sukhoi Su-30MKK (2000-2003) dan 100 upgrade Sukhoi Su-30MKK2 (2004). China juga telah memproduksi lebih dari 200 pesawat tempur J-11s dari tahun 2002 dan hingga saat ini. Angkatan Udara China juga membeli total 126 Sukhoi Su-27SK/UBK dalam tiga batch pengiriman. Produksi pesawat tempur J-10 dimulai pada tahun 2002 dan 1200 berada dalam order. Pesawat bomber H-6 (Tu-16 Badger) dikonversi menjadi pesawat terbang pengisian bahan bakar.
Pada tahun 2005, Angkatan Udara China mengumumkan rencana untuk mengakuisisi 70 pesawat angkut (airlifter) Ilyushin Il-76 dan 30 pesawat tanker Ilyushin Il-78 yang secara signifikan akan meningkatkan kemampuan airlift strategis dan memberikan kemampuan tempur dalam waktu yang lama bagi Angkatan Udara China. Departemen Pertahanan AS telah melaporkan bahwa Su-27 SKS China diupgrade menjadi Sukhoi Su-27 SMK multirole (multiperan).

H-6 Bomber

H-6 Bomber

China juga sedang mengorganisir combat air wing untuk satuan kapal induk di masa depan, mungkin J-15 dan atau opsi lainnya Sukhoi Su-33, yang merupakan varian kapal induk dari keluarga Su-27. Banyak fighter di China yang diupgrade, sebagian untuk fungsi night maritime strike, yang memungkinkan bisa mengangkut senjata buatan Rusia, termasuk rudal jelajah Kh-31A anti-radiasi dan amunisi KAB-500 kawal-laser.
China juga mengembangkan pesawat misi khusus, yaitu KJ-2000 AWACS yang didesain berdasarkan platform Il-76. Pesawat angkut Y-8 sedang dimodifikasi untuk melakukan berbagai peran Airborne Battlefield Command, AEW dan pengumpulan data intelijen. JH-7/7A akan menjadi tulang punggung kekuatan serangan presisi dengan sejumlah besar J-10 dan J-11 untuk peran superioritas udara. Peran interceptor akan dilakukan oleh JF-17 yang sekarang berada di bawah produksi China. Belum lagi yang terbaru adalah J-20 dan J-31, keduanya di klaim China sebagai fighter siluman.
Untuk kekuatan transportasi, China akan memiliki pesawat Il-76, Il-78, Y-9 dan tentunya yang terbaru adalah si bongsor Y-20, kemungkinan Y-20 lah yang sempat membuat kaget media barat dari hasil foto satelit terhadap salah satu aktivitas di pangkalan udara China. China juga memiliki berbagai helikopter dan pesawat lainnya untuk melakukan misi khusus dan tugas-tugas rutin. Dengan berkembangnya C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance and Reconnaissance), militer China akan menjadi kekuatan yang tangguh untuk diperhitungkan bahkan oleh musuh yang siap sekalipun. Dalam proses modernisasi, Angkatan Udara China telah meningkat secara eksponensial, meskipun belum diuji dalam pertempuran/operasi yang sesungguhnya.

Pengklasifikasian Pesawat

Angkatan Udara China mengklasifikasikan pesawat-pesawatnya dengan kode-kode tertentu. Yaitu :
  • "J" untuk pesawat fighter
  • "Q" untuk pesawat ground combat (serangan darat)
  • "H" untuk pesawat bomber
  • "JH" untuk pesawat tempur-bomber
  • "Y" untuk pesawat transportasi
  • "JZ" untuk pesawat pengintai dan 
  • "Z" untuk helikopter
China juga meluncurkan pesawat tempur generasi kelima, J-20 dan J-31 dalam rentang waktu yang tidak lama, yang merupakan sebuah langkah besar dalam evolusi industri kedirgantaraan China. Kedua pesawat baru ini mmiliki fitur stealth (siluman), sekaligus menunjukkan tekad pada diri China untuk membentuk kemampuan militer baru di masa depan.
China berinvestasi secara signifikan di sektor kedirgantaraan dan manfaatnya sudah terlihat sekarang. Kemajuan telah jauh lebih cepat dari yang diperkirakan oleh analis Barat. Pertumbuhan ekonomi China yang fenomenal meningkatkan investasi dalam inovasi dan hasilnya akan bahwa pada tahun 2020 atau lebih China akan menjadi pusat inovasi dunia yang paling penting, menyalip AS dan Jepang.

Sejarah Industri Kedirgantaraan China

Sebuah sejarah singkat yang menyangkut pertumbuhan industri kedirgantaraan China akan mengungkapkan bagaimana transformasi China ini dicapai. Awalnya, Uni Soviet memberikan bantuan kepada Angkatan Udara China di awal 1950-an dengan membantu mendirikan fasilitas produksi pesawatnya. Pilot-pilot Angkatan Udara China juga dilatih dengan taktik Soviet dan beberapa dari mereka juga turut ambil bagian dalam Perang Korea melawan USAF (Angkatan Udara AS).
Pada akhir 1950-an, pabrik-pabrik perakitan pesawat China (di bawah lisensi Uni Soviet) mulai merakit pesawat dalam jumlah yang besar. Pesawat-pesawat yang dirakit adalah J-2 (MiG-15), J-4 (MiG-15bis), J-5 (MiG-17) dan J-6 (MiG-19).

J-20

J-20 (Foto:Noua/resboiu.wordpress.com)

Putusnya hubungan dengan Uni Soviet merupakan pukulan telak bagi China. Industri pesawat terbang China nyaris hancur. Namun, secara bertahap industri kedirgantaraan China mulai pulih pada tahun 1965 dan China memproduksi pesawat tempur pertama mereka, J-8, berdasarkan penggabungan desain pesawat-pesawat Uni Soviet.
Modernisasi Angkatan Udara China kala itu juga tersendat-sendat akibat prioritas anggaran China yang lebih condong mendukung pasukan rudal dan nuklir China. Memanfaatkan celah antara Uni Soviet dan China, negara-negara Barat mulai memberikan bantuan untuk Angkatan Udara China pada akhir 1980-an. Avionik barat diaplikasikan ke J-7 (copy dari MiG-21), J-8 dan A-5 ground attack fighter.
Teknologi barat juga turut andil dalam pengembangan bomber B-6D, rudal SAM HQ-2j high altitude dan rudal anti-kapal C-601 yang diluncurkan dari udara. Bantuan dari Barat akhirnya berakhir pada tahun 1989 akibat tindakan keras China terhadap demonstran dalam sebuah insiden terkenal "Lapangan Tianamen."
Runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991 terbukti menjadi berkah bagi China dan Angkatan Udaranya. Akibat pecahnya Uni Soviet, banyak ilmuwan Uni Soviet yang mencari penghidupan baru, insinyur dan teknisi dari bekas Uni Soviet akhirnya menemukan tempatnya di kompleks industri militer China. Selain itu, industri pesawat Rusia kala itu tengah berjuang untuk bertahan hidup. Rusia bahkan lebih dari bersedia untuk menjual pesawat modern dan teknologi ke China. Dan perekonomian China yang mumpuni mampu mengimpor semua yang terbaik yang ditawarkan Rusia.

Pesawat dan Helikopter Produksi Dalam Negeri China

Saat ini, Aviation Industry Corporation China telah menjadi memayungi sejumlah besar perusahaan yang bergerak dalam produksi pesawat dan peralatan yang terkait.
Changhe Aircraft Industry Corporation
Didedikasikan untuk membuat helikopter dan menghasilkan helikopter serang WZ-10, heli transportasi kelas berat Z-8, CA-9 Utility, Z11J dan helikopter Utilitas ringan Z-11.
Chengdu Aircraft Industry Corporation
Menghasilkan pesawat latih dasar JJ-5 (diekspor dengan nama FT-5), pesawat interceptor ringan J-7, pesawat tempur FC-1/J-17 Thunder multi-peran, pesawat tempur J-10 multi-peran, dan pesawat tempur generasi keilima J-20 dengan kemampuan siluman.
Hongdu Aviation Industry Group
Mengkhususkan diri dalam pesawat latih, menghasilkan pesawat latih utama CJ-5 dua-kursi, CJ-6 latih dasar dan lanjutan, K-8 latih dasar, JL-8 dan pesawat latih supersonik L-15.
Guizhou Aircraft Industry Corporation
Menghasilkan pesawat latih JL-9 (MiG-21U) dan sejumlah UAV.
Harbin Aircraft Manufacturing Corporation
Membuat helikopter Z-5, Z-9, Z-9W/G, Zhi-15 dan HC-120.
Shaanxi Aircraft Corporation
Memproduksi pesawat angkut dan membuat varian Y-8 (berdasarkan AN-12), Y-9 yang kemampuannya bisa disandingkan dengan Hercules C-130J, Y-7 dan Y-20 pesawat dukungan taktis dengan empat mesin.
Shenyang Aircraft Corporation
Menghasilkan J-8, J-11 (varian Su-27), pesawat tempur J-15 varian kapal induk tempur didasarkan pada Su-33 dan J-XX (disebut-sebut J-31) generasi kelima pesawat tempur yang sedang dikembangkan. Juga menghasilkan J-20 , H-6 bomber (Tu-16 Badger) dan beberapa UAV.
Xi’an Aircraft Industrial Corporation
Membuat pesawat H-8 bomber strategis kelas berat dan JH-7 tempur-bomber bermesin ganda.
Selain itu, ada sejumlah besar pabrik-pabrik China yang ikut dalam pembuatan pesawat komersial sipil. Banyak produsen raksasa asing seperti Boeing, Airbus dan Eurocopter mendapatkan keuntungan untuk melakukan outsourcing sebagian atau produksi yang lengkap dari pabrik-pabrik China. Ini membantu industri kedirgantaraan China untuk menyerap teknologi baru.

Pelatihan Pilot di Angkatan Udara China

Telah ada peningkatan kualitatif dalam filsafat pelatihan dan operasional dalam tubuh Angkatan Udara China. Pelatihan pilot berlangsung selama empat tahun dan dibagi menjadi dua tahap yang berbeda. Tahap pertama berlangsung selama 20 bulan di salah satu dari dua sekolah dasar terbang yaitu Changchun dan Banding. Terdiri dari pelatihan militer, politik, budaya/sastra, dan fisik, serta pelatihan parasut. Tahap kedua berlangsung 28 bulan di salah satu dari sepuluh akademi terbang, masing-masing memiliki resimen terbang 3-4 dan utamanya terdiri dari pelatihan teknis khusus.
Untuk pelatihan tahap kedua, lima bulan pertama diajarkan teori penerbangan, politik, navigasi, aerodinamis, senjata udara-ke-udara, struktur pesawat, dinamika penerbangan, mesin pesawat, instrumen, cuaca, dan terjun payung praktis, serta pelatihan komando, kontrol, dan ilmu pengetahuan. Satu tahun berikutnya, pelatihan dengan 155 jam terbang dengan menggunakan pesawat latih utama CJ-6. Enam penidikan yang diajarkan, antara lain aerobatik, navigasi, dan formasi, sirkuit, dan instrumen terbang. Biasanya 30 persen siswa gugur dalam fase ini.

Heli Serang WZ-10

Heli Serang WZ-10 (Foto:thebrigade.thechive.com)

Satu tahun di akhir pelatihan (pelatihan lanjutan), terdiri dari 130 jam terbang dengan menggunakan F-5. Latihan menyerang, navigasi, sirkuit, formasi, aerobatik, dan instrumen terbang, serta berpartisipasi dalam latihan perang. Fase ini memiliki tingkat gugur sepuluh persen. Total tingkat gugur siswa selama tiga fase di tahap kedua adalah 55 persen.
Lulusan akan menerima gelar dalam ilmu militer dan berstatus Deputy Company Pilot Officer. Lulusan dapat menjadi Company Grade Officers. Mereka yang gagal, diberi kesempatan untuk melatih di sekolah yang ditunjuk sebagai Ground Support Officers.
Angkatan Udara China juga telah menetapkan batas usia untuk pilot-pilotnya. Setelah pilot telah mencapai batas usia atau gagal memenuhi kualifikasi medis, terbangnya dihentikan. Salah satu masalah yang paling umum adalah bahwa Angkatan Udara China belum memiliki mekanisme untuk menyerap pilot yang dipensiunkan untuk bertugas di tugas non-terbang.
Batas usia yang ditetapkan adalah 43-45 tahun untuk pilot pesawat tempur (usia rata-rata saat ini adalah 28), 48-50 tahun untuk pilot bomber, 55 tahun untuk pilot pesawat transportasi, 47-50 tahun untuk pilot helikopter dan 48 tahun untuk pilot wanita. (FS)

Formasi Pesawat Tempur J-11 China

Formasi Pesawat Tempur J-11 China. (Foto: Topwalls.net)

  Sebuah visi yang jelas dan program jangka panjang untuk modernisasi militer, didukung oleh kemampuan industri pertahanan yang kuat dan inovatif, telah mengubah Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (Peoples Liberation Army Air Force/PLAAF) dari yang awalnya kuno, kolot, dan tidak terlatih, menjadi kekuatan udara modern dengan kemampuan yang baik untuk menjalankan semua misi-misi modern di abad 21.

Pondasi dari rencana jangka panjang program modernisasi Angkatan Udara China telah dibebankan pada tahun 2010, dan ditujukan untuk mencapai kemajuan pelet cinta yg besar pada tahun 2020. Untuk tahun 2010, China telah meletakkan pondasi dasar yang kuat untuk Angkatan Udaranya, ini ditunjukkan dalam latihan skala besar dengan sandi "Stride-2009" yang diselenggarakan bertepatan dengan perayaan 50 tahun kekuasaan komunis di China. Lima puluh ribu prajurit telah dimobilisasi secara besar-besaran dari tempat latihan mereka ke daerah-daerah yang tidak biasa bagi mereka.

Kekuatan Udara Baru Telah Muncul di Dunia

Pada tahun 1999, Angkatan Udara China mengoperasikan lebih dari 3.500 pesawat tempur yang terdiri dari J-6 (sekelas MiG-19) dan J-7 (desain berdasarkan MiG-21). Kesepakatan dengan Rusia adalah induksi untuk 100 Sukhoi Su-27 fighter. Angkatan Udara China juga memiliki armada pesawat bomber (pembom) H-6 (desain berdasarkan Tu-16).
Modernisasi Angkatan Udara China didorong oleh pertumbuhan ekonomi China yang luar biasa. Di abad ke-21 ini, dunia telah menyaksikan akuisisi China atas 105 Sukhoi Su-30MKK (2000-2003) dan 100 upgrade Sukhoi Su-30MKK2 (2004). China juga telah memproduksi lebih dari 200 pesawat tempur J-11s dari tahun 2002 dan hingga saat ini. Angkatan Udara China juga membeli total 126 Sukhoi Su-27SK/UBK dalam tiga batch pengiriman. Produksi pesawat tempur J-10 dimulai pada tahun 2002 dan 1200 berada dalam order. Pesawat bomber H-6 (Tu-16 Badger) dikonversi menjadi pesawat terbang pengisian bahan bakar.
Pada tahun 2005, Angkatan Udara China mengumumkan rencana untuk mengakuisisi 70 pesawat angkut (airlifter) Ilyushin Il-76 dan 30 pesawat tanker Ilyushin Il-78 yang secara signifikan akan meningkatkan kemampuan airlift strategis dan memberikan kemampuan tempur dalam waktu yang lama bagi Angkatan Udara China. Departemen Pertahanan AS telah melaporkan bahwa Su-27 SKS China diupgrade menjadi Sukhoi Su-27 SMK multirole (multiperan).

H-6 Bomber

H-6 Bomber

China juga sedang mengorganisir combat air wing untuk satuan kapal induk di masa depan, mungkin J-15 dan atau opsi lainnya Sukhoi Su-33, yang merupakan varian kapal induk dari keluarga Su-27. Banyak fighter di China yang diupgrade, sebagian untuk fungsi night maritime strike, yang memungkinkan bisa mengangkut senjata buatan Rusia, termasuk rudal jelajah Kh-31A anti-radiasi dan amunisi KAB-500 kawal-laser.
China juga mengembangkan pesawat misi khusus, yaitu KJ-2000 AWACS yang didesain berdasarkan platform Il-76. Pesawat angkut Y-8 sedang dimodifikasi untuk melakukan berbagai peran Airborne Battlefield Command, AEW dan pengumpulan data intelijen. JH-7/7A akan menjadi tulang punggung kekuatan serangan presisi dengan sejumlah besar J-10 dan J-11 untuk peran superioritas udara. Peran interceptor akan dilakukan oleh JF-17 yang sekarang berada di bawah produksi China. Belum lagi yang terbaru adalah J-20 dan J-31, keduanya di klaim China sebagai fighter siluman.
Untuk kekuatan transportasi, China akan memiliki pesawat Il-76, Il-78, Y-9 dan tentunya yang terbaru adalah si bongsor Y-20, kemungkinan Y-20 lah yang sempat membuat kaget media barat dari hasil foto satelit terhadap salah satu aktivitas di pangkalan udara China. China juga memiliki berbagai helikopter dan pesawat lainnya untuk melakukan misi khusus dan tugas-tugas rutin. Dengan berkembangnya C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance and Reconnaissance), militer China akan menjadi kekuatan yang tangguh untuk diperhitungkan bahkan oleh musuh yang siap sekalipun. Dalam proses modernisasi, Angkatan Udara China telah meningkat secara eksponensial, meskipun belum diuji dalam pertempuran/operasi yang sesungguhnya.

Pengklasifikasian Pesawat

Angkatan Udara China mengklasifikasikan pesawat-pesawatnya dengan kode-kode tertentu. Yaitu :
  • "J" untuk pesawat fighter
  • "Q" untuk pesawat ground combat (serangan darat)
  • "H" untuk pesawat bomber
  • "JH" untuk pesawat tempur-bomber
  • "Y" untuk pesawat transportasi
  • "JZ" untuk pesawat pengintai dan 
  • "Z" untuk helikopter
China juga meluncurkan pesawat tempur generasi kelima, J-20 dan J-31 dalam rentang waktu yang tidak lama, yang merupakan sebuah langkah besar dalam evolusi industri kedirgantaraan China. Kedua pesawat baru ini mmiliki fitur stealth (siluman), sekaligus menunjukkan tekad pada diri China untuk membentuk kemampuan militer baru di masa depan.
China berinvestasi secara signifikan di sektor kedirgantaraan dan manfaatnya sudah terlihat sekarang. Kemajuan telah jauh lebih cepat dari yang diperkirakan oleh analis Barat. Pertumbuhan ekonomi China yang fenomenal meningkatkan investasi dalam inovasi dan hasilnya akan bahwa pada tahun 2020 atau lebih China akan menjadi pusat inovasi dunia yang paling penting, menyalip AS dan Jepang.

Sejarah Industri Kedirgantaraan China

Sebuah sejarah singkat yang menyangkut pertumbuhan industri kedirgantaraan China akan mengungkapkan bagaimana transformasi China ini dicapai. Awalnya, Uni Soviet memberikan bantuan kepada Angkatan Udara China di awal 1950-an dengan membantu mendirikan fasilitas produksi pesawatnya. Pilot-pilot Angkatan Udara China juga dilatih dengan taktik Soviet dan beberapa dari mereka juga turut ambil bagian dalam Perang Korea melawan USAF (Angkatan Udara AS).
Pada akhir 1950-an, pabrik-pabrik perakitan pesawat China (di bawah lisensi Uni Soviet) mulai merakit pesawat dalam jumlah yang besar. Pesawat-pesawat yang dirakit adalah J-2 (MiG-15), J-4 (MiG-15bis), J-5 (MiG-17) dan J-6 (MiG-19).

J-20

J-20 (Foto:Noua/resboiu.wordpress.com)

Putusnya hubungan dengan Uni Soviet merupakan pukulan telak bagi China. Industri pesawat terbang China nyaris hancur. Namun, secara bertahap industri kedirgantaraan China mulai pulih pada tahun 1965 dan China memproduksi pesawat tempur pertama mereka, J-8, berdasarkan penggabungan desain pesawat-pesawat Uni Soviet.
Modernisasi Angkatan Udara China kala itu juga tersendat-sendat akibat prioritas anggaran China yang lebih condong mendukung pasukan rudal dan nuklir China. Memanfaatkan celah antara Uni Soviet dan China, negara-negara Barat mulai memberikan bantuan untuk Angkatan Udara China pada akhir 1980-an. Avionik barat diaplikasikan ke J-7 (copy dari MiG-21), J-8 dan A-5 ground attack fighter.
Teknologi barat juga turut andil dalam pengembangan bomber B-6D, rudal SAM HQ-2j high altitude dan rudal anti-kapal C-601 yang diluncurkan dari udara. Bantuan dari Barat akhirnya berakhir pada tahun 1989 akibat tindakan keras China terhadap demonstran dalam sebuah insiden terkenal "Lapangan Tianamen."
Runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991 terbukti menjadi berkah bagi China dan Angkatan Udaranya. Akibat pecahnya Uni Soviet, banyak ilmuwan Uni Soviet yang mencari penghidupan baru, insinyur dan teknisi dari bekas Uni Soviet akhirnya menemukan tempatnya di kompleks industri militer China. Selain itu, industri pesawat Rusia kala itu tengah berjuang untuk bertahan hidup. Rusia bahkan lebih dari bersedia untuk menjual pesawat modern dan teknologi ke China. Dan perekonomian China yang mumpuni mampu mengimpor semua yang terbaik yang ditawarkan Rusia.

Pesawat dan Helikopter Produksi Dalam Negeri China

Saat ini, Aviation Industry Corporation China telah menjadi memayungi sejumlah besar perusahaan yang bergerak dalam produksi pesawat dan peralatan yang terkait.
Changhe Aircraft Industry Corporation
Didedikasikan untuk membuat helikopter dan menghasilkan helikopter serang WZ-10, heli transportasi kelas berat Z-8, CA-9 Utility, Z11J dan helikopter Utilitas ringan Z-11.
Chengdu Aircraft Industry Corporation
Menghasilkan pesawat latih dasar JJ-5 (diekspor dengan nama FT-5), pesawat interceptor ringan J-7, pesawat tempur FC-1/J-17 Thunder multi-peran, pesawat tempur J-10 multi-peran, dan pesawat tempur generasi keilima J-20 dengan kemampuan siluman.
Hongdu Aviation Industry Group
Mengkhususkan diri dalam pesawat latih, menghasilkan pesawat latih utama CJ-5 dua-kursi, CJ-6 latih dasar dan lanjutan, K-8 latih dasar, JL-8 dan pesawat latih supersonik L-15.
Guizhou Aircraft Industry Corporation
Menghasilkan pesawat latih JL-9 (MiG-21U) dan sejumlah UAV.
Harbin Aircraft Manufacturing Corporation
Membuat helikopter Z-5, Z-9, Z-9W/G, Zhi-15 dan HC-120.
Shaanxi Aircraft Corporation
Memproduksi pesawat angkut dan membuat varian Y-8 (berdasarkan AN-12), Y-9 yang kemampuannya bisa disandingkan dengan Hercules C-130J, Y-7 dan Y-20 pesawat dukungan taktis dengan empat mesin.
Shenyang Aircraft Corporation
Menghasilkan J-8, J-11 (varian Su-27), pesawat tempur J-15 varian kapal induk tempur didasarkan pada Su-33 dan J-XX (disebut-sebut J-31) generasi kelima pesawat tempur yang sedang dikembangkan. Juga menghasilkan J-20 , H-6 bomber (Tu-16 Badger) dan beberapa UAV.
Xi’an Aircraft Industrial Corporation
Membuat pesawat H-8 bomber strategis kelas berat dan JH-7 tempur-bomber bermesin ganda.
Selain itu, ada sejumlah besar pabrik-pabrik China yang ikut dalam pembuatan pesawat komersial sipil. Banyak produsen raksasa asing seperti Boeing, Airbus dan Eurocopter mendapatkan keuntungan untuk melakukan outsourcing sebagian atau produksi yang lengkap dari pabrik-pabrik China. Ini membantu industri kedirgantaraan China untuk menyerap teknologi baru.

Pelatihan Pilot di Angkatan Udara China

Telah ada peningkatan kualitatif dalam filsafat pelatihan dan operasional dalam tubuh Angkatan Udara China. Pelatihan pilot berlangsung selama empat tahun dan dibagi menjadi dua tahap yang berbeda. Tahap pertama berlangsung selama 20 bulan di salah satu dari dua sekolah dasar terbang yaitu Changchun dan Banding. Terdiri dari pelatihan militer, politik, budaya/sastra, dan fisik, serta pelatihan parasut. Tahap kedua berlangsung 28 bulan di salah satu dari sepuluh akademi terbang, masing-masing memiliki resimen terbang 3-4 dan utamanya terdiri dari pelatihan teknis khusus.
Untuk pelatihan tahap kedua, lima bulan pertama diajarkan teori penerbangan, politik, navigasi, aerodinamis, senjata udara-ke-udara, struktur pesawat, dinamika penerbangan, mesin pesawat, instrumen, cuaca, dan terjun payung praktis, serta pelatihan komando, kontrol, dan ilmu pengetahuan. Satu tahun berikutnya, pelatihan dengan 155 jam terbang dengan menggunakan pesawat latih utama CJ-6. Enam penidikan yang diajarkan, antara lain aerobatik, navigasi, dan formasi, sirkuit, dan instrumen terbang. Biasanya 30 persen siswa gugur dalam fase ini.

Heli Serang WZ-10

Heli Serang WZ-10 (Foto:thebrigade.thechive.com)

Satu tahun di akhir pelatihan (pelatihan lanjutan), terdiri dari 130 jam terbang dengan menggunakan F-5. Latihan menyerang, navigasi, sirkuit, formasi, aerobatik, dan instrumen terbang, serta berpartisipasi dalam latihan perang. Fase ini memiliki tingkat gugur sepuluh persen. Total tingkat gugur siswa selama tiga fase di tahap kedua adalah 55 persen.
Lulusan akan menerima gelar dalam ilmu militer dan berstatus Deputy Company Pilot Officer. Lulusan dapat menjadi Company Grade Officers. Mereka yang gagal, diberi kesempatan untuk melatih di sekolah yang ditunjuk sebagai Ground Support Officers.
Angkatan Udara China juga telah menetapkan batas usia untuk pilot-pilotnya. Setelah pilot telah mencapai batas usia atau gagal memenuhi kualifikasi medis, terbangnya dihentikan. Salah satu masalah yang paling umum adalah bahwa Angkatan Udara China belum memiliki mekanisme untuk menyerap pilot yang dipensiunkan untuk bertugas di tugas non-terbang.
Batas usia yang ditetapkan adalah 43-45 tahun untuk pilot pesawat tempur (usia rata-rata saat ini adalah 28), 48-50 tahun untuk pilot bomber, 55 tahun untuk pilot pesawat transportasi, 47-50 tahun untuk pilot helikopter dan 48 tahun untuk pilot wanita. (FS)

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Seragam Tentara Masa Depan

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : Seragam Tentara Masa Depan
link : Seragam Tentara Masa Depan

Baca juga


Militer

Ilustrasi tentara masa depan
Selama 30 tahun terakhir, seragam militer telah jauh berubah. Selain menggunakan bahan baku baru, seragam militer kini dapat terhubung dengan komputer. Saat ini komputer sudah banyak tersebar di semua tingkat komando. Semua kecanggihan dari seragam, senjata dan perlengkapan personel bisa diperoleh, tinggal tergantung dari seberapa besar dana yang digelontorkan pemerintah.
Pada tahun 2025 nanti, helm militer untuk pasukan darat akan mewakili sistem pribadi yang akan digunakan untuk membawa sistem komunikasi kecil, super-ringan, plus sistem untuk bertahan hidup. Para ilmuwan Inggris dan Perancis memprediksi bahwa helm tempur di masa depan benar-benar akan menutupi seluruh kepala dan dilengkapi kamera slide-out.

Helm akan dibuat dari kevlar atau nilon balistik dengan traumatic gasket untuk melindungi tentara dari dampak peluru. Pelindung mata akan memiliki efek pelet shading - ini akan dibuat dengan menggunakan teknologi yang sama dengan yang digunakan untuk produksi kacamata. Perisai akan berfungsi untuk melindungi mata tentara dari berkedip tiba-tiba, misalnya, saat terjadi ledakan bom/rudal atau cahaya yang kuat.

Di bagian bawah helm, di mana wajah tetap terbuka, akan dilengkapi dengan sistem filter ganda yang dipasang di sisi helm. Filter ini akan menjamin perlindungan optimal bagi tentara dari senjata kimia dan biologi, serta dari zat beracun radioaktif dan lainnya. Singkatnya, tentara akan benar-benar terlindungi dari bahaya yang kadang-kadang tidak terdeteksi.

Untuk komunikasi pribadi, helm masa depan akan memiliki mikrofon (built-in), mirip dengan helm masa kini yang digunakan oleh pilot. Untuk komunikasi darurat, untuk memberi perintah kepada sekelompok tentara, helm akan dilengkapi dengan voice box. Voice box ini akan mencakup perangkat penerjemah, sehingga seseorang bisa berbicara dengan bahasanya negaranya sendiri.
Untuk operasi di daerah gelap, seperti di dalam sebuah gedung, helm akan dilengkapi dengan sumber cahaya. Tidak perlu menggerakkan tangan (senter dll) untuk melihat, cahaya akan otomatis diarahkan ke mana tentara itu melihat. Tidak hanya itu, helm masa depan ini akan memiliki sistem minum terpadu, mirip dengan respirator tentara Inggris saat ini. Helm masa depan setidaknya akan berbobot 1,5-2 kilogram - hampir sama beratnya dengan helm yang digunakan oleh pilot helikopter militer.
Seragam tempur infanteri dari tim respon cepat akan dibuat dengan dasar teknologi all-in-one. Tidak mirip dengan seragam infanteri dan tanker modern saat ini, yang semua alat yang dibutuhkan tergantung pada sabuk. Karena desainnya yang unik, seragam ini akan dijahit secara individual untuk setiap prajurit.
Seragam tempur masa depan tidak akan lebih tebal dari setelan menyelam saat ini. Kain yang digunakan pada seragam akan memiliki struktur kapiler, dengan kandungan zat gelatin dalam bentuk mosaik yang berguna untuk melindungi seseorang dari panas atau dingin yang berlebih. Dulu, teknologi pakaian-pemanas pernah dirancang untuk para awak pesawat pembom B-17 selama Perang Dunia II.
Di masa depan, kain seragam akan memiliki sifat tahan api dan air. Seragam ini juga akan dapat berubah warna sesuai dengan lokasi misi seorang tentara. Microdots ditanamkan ke permukaan seragam, berisi pigmentasi kimia yang memungkinkan kain untuk berubah warna dan pola untuk mengaburkan siluet manusia. Teknologi ini tidak akan membuat tentara tak terlihat, tetapi akan membuatnya lebih sulit untuk dideteksi, seperti bunglon.
Perangkat ini sudah sudah dipersiapkan dan akan semakin dikembangkan, dan tidak ada alasan untuk tidak meng-upgrade seragam tentara pada tahun 2025 nanti
Sarung tangan akan sangat lembut untuk memastikan kenyamanan dalam mobilitas maksimum, dan pada saat yang sama akan cukup tebal untuk melindungi tentara dari bahan kimia. Sepatu boot akan cukup tinggi, namun akan memiliki sol lebih tebal untuk menetralkan daya kejut yang besar. Sol juga akan memiliki perlindungan terhadap bahan kimia, termasuk cairan yang dapat melumerkan plastik. Baik sepatu bot dan sarung tangan akan terhubung dengan seragam pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki untuk memastikan perlindungan terhadap senjata nuklir. Setiap infanteri akan memakai perangkat kecil di pergelangan tangan untuk menentukan tingkat kontaminasi di lingkungan sekitarnya, termasuk tingkat radiasi.
Kantong kargo dan kantong dengan flaps akan ditempatkan pada bagian lain dari seragam. Sebagai contoh, sebuah saku di lengan kanan akan berisi pil dan suntik oksidan dengan atropin. Sebuah saku di lengan kiri akan berisi self-adhesive patch untuk memperbaiki bagian seragam yang rusak. Kantong di kaki kiri akan berisi kit pertolongan pertama, perban dan jarum suntik dengan obat penghilang rasa sakit. Kantong di kaki kanan akan berisi persediaan makanan selama 24 jam.
Ikat pinggang akan dilengkapi dengan granat dan botol air, berbagai alat dan bayonet. Ada kemungkinan bahwa pada tahun 2025, infanteri akan memiliki radar dan laser kecil namun sangat kuat. GPS akan dipasang pada lengan kanan.
Perangkat ini sudah sudah dipersiapkan dan akan semakin dikembangkan, dan tidak ada alasan untuk tidak meng-upgrade seragam tentara pada tahun 2025 nanti. Sangat menguntungkan, masing-masing infanteri akan menentukan posisinya di medan perang, sementara sang komandan dapat mengawasi anak buahnya bergerak.
Infanteri masa depan juga akan dilengkapi dengan perangkat penglihatan pada malam hari dan ransel. Senjata-senjata yang akan digunakan pasukan darat pada tahun 2025 tidak akan berbeda jauh dari senjata yang digunakan pada abad ke-20. Ada sejumlah alasan yang menunjukkan bahwa senapan serbu di masa depan akan menjadi satu standar. Ada tiga jenis senapan serbu seperti yang digunakan saat ini. Mereka adalah Steyr Pull (Austria), FAMAS (Perancis) dan SA80 (Inggris). Kaliber 5,6 mm-NATO adalah salah satu standar yang mungkin akan menjadi universal. Kemungkinan besar, senapan masa depan akan memiliki kaliber yang sama, namun dengan daya destruktif yang lebih besar.
Pada tahun 2025, senapan akan memiliki peluncur granat built-in, mungkin dari kaliber 40 milimeter, karena kaliber inilah yang paling nyaman digunakan. Divisi pejuang akan memiliki penembak jitu yang bersenjatakan senapan dan peluru smoothbore dipandu (guided). Peluncur granat akan menembakkan amunisi terprogram yang akan mampu mengubah lintasan penerbangan dan bahkan terbang di balik sudut bangunan atau langsung ke parit. (FS)
http://www.artileri.org/2013/02/helm-cerdas-dan-seragam-untuk-tentara.html

Ilustrasi tentara masa depan
Selama 30 tahun terakhir, seragam militer telah jauh berubah. Selain menggunakan bahan baku baru, seragam militer kini dapat terhubung dengan komputer. Saat ini komputer sudah banyak tersebar di semua tingkat komando. Semua kecanggihan dari seragam, senjata dan perlengkapan personel bisa diperoleh, tinggal tergantung dari seberapa besar dana yang digelontorkan pemerintah.
Pada tahun 2025 nanti, helm militer untuk pasukan darat akan mewakili sistem pribadi yang akan digunakan untuk membawa sistem komunikasi kecil, super-ringan, plus sistem untuk bertahan hidup. Para ilmuwan Inggris dan Perancis memprediksi bahwa helm tempur di masa depan benar-benar akan menutupi seluruh kepala dan dilengkapi kamera slide-out.

Helm akan dibuat dari kevlar atau nilon balistik dengan traumatic gasket untuk melindungi tentara dari dampak peluru. Pelindung mata akan memiliki efek pelet shading - ini akan dibuat dengan menggunakan teknologi yang sama dengan yang digunakan untuk produksi kacamata. Perisai akan berfungsi untuk melindungi mata tentara dari berkedip tiba-tiba, misalnya, saat terjadi ledakan bom/rudal atau cahaya yang kuat.

Di bagian bawah helm, di mana wajah tetap terbuka, akan dilengkapi dengan sistem filter ganda yang dipasang di sisi helm. Filter ini akan menjamin perlindungan optimal bagi tentara dari senjata kimia dan biologi, serta dari zat beracun radioaktif dan lainnya. Singkatnya, tentara akan benar-benar terlindungi dari bahaya yang kadang-kadang tidak terdeteksi.

Untuk komunikasi pribadi, helm masa depan akan memiliki mikrofon (built-in), mirip dengan helm masa kini yang digunakan oleh pilot. Untuk komunikasi darurat, untuk memberi perintah kepada sekelompok tentara, helm akan dilengkapi dengan voice box. Voice box ini akan mencakup perangkat penerjemah, sehingga seseorang bisa berbicara dengan bahasanya negaranya sendiri.
Untuk operasi di daerah gelap, seperti di dalam sebuah gedung, helm akan dilengkapi dengan sumber cahaya. Tidak perlu menggerakkan tangan (senter dll) untuk melihat, cahaya akan otomatis diarahkan ke mana tentara itu melihat. Tidak hanya itu, helm masa depan ini akan memiliki sistem minum terpadu, mirip dengan respirator tentara Inggris saat ini. Helm masa depan setidaknya akan berbobot 1,5-2 kilogram - hampir sama beratnya dengan helm yang digunakan oleh pilot helikopter militer.
Seragam tempur infanteri dari tim respon cepat akan dibuat dengan dasar teknologi all-in-one. Tidak mirip dengan seragam infanteri dan tanker modern saat ini, yang semua alat yang dibutuhkan tergantung pada sabuk. Karena desainnya yang unik, seragam ini akan dijahit secara individual untuk setiap prajurit.
Seragam tempur masa depan tidak akan lebih tebal dari setelan menyelam saat ini. Kain yang digunakan pada seragam akan memiliki struktur kapiler, dengan kandungan zat gelatin dalam bentuk mosaik yang berguna untuk melindungi seseorang dari panas atau dingin yang berlebih. Dulu, teknologi pakaian-pemanas pernah dirancang untuk para awak pesawat pembom B-17 selama Perang Dunia II.
Di masa depan, kain seragam akan memiliki sifat tahan api dan air. Seragam ini juga akan dapat berubah warna sesuai dengan lokasi misi seorang tentara. Microdots ditanamkan ke permukaan seragam, berisi pigmentasi kimia yang memungkinkan kain untuk berubah warna dan pola untuk mengaburkan siluet manusia. Teknologi ini tidak akan membuat tentara tak terlihat, tetapi akan membuatnya lebih sulit untuk dideteksi, seperti bunglon.
Perangkat ini sudah sudah dipersiapkan dan akan semakin dikembangkan, dan tidak ada alasan untuk tidak meng-upgrade seragam tentara pada tahun 2025 nanti
Sarung tangan akan sangat lembut untuk memastikan kenyamanan dalam mobilitas maksimum, dan pada saat yang sama akan cukup tebal untuk melindungi tentara dari bahan kimia. Sepatu boot akan cukup tinggi, namun akan memiliki sol lebih tebal untuk menetralkan daya kejut yang besar. Sol juga akan memiliki perlindungan terhadap bahan kimia, termasuk cairan yang dapat melumerkan plastik. Baik sepatu bot dan sarung tangan akan terhubung dengan seragam pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki untuk memastikan perlindungan terhadap senjata nuklir. Setiap infanteri akan memakai perangkat kecil di pergelangan tangan untuk menentukan tingkat kontaminasi di lingkungan sekitarnya, termasuk tingkat radiasi.
Kantong kargo dan kantong dengan flaps akan ditempatkan pada bagian lain dari seragam. Sebagai contoh, sebuah saku di lengan kanan akan berisi pil dan suntik oksidan dengan atropin. Sebuah saku di lengan kiri akan berisi self-adhesive patch untuk memperbaiki bagian seragam yang rusak. Kantong di kaki kiri akan berisi kit pertolongan pertama, perban dan jarum suntik dengan obat penghilang rasa sakit. Kantong di kaki kanan akan berisi persediaan makanan selama 24 jam.
Ikat pinggang akan dilengkapi dengan granat dan botol air, berbagai alat dan bayonet. Ada kemungkinan bahwa pada tahun 2025, infanteri akan memiliki radar dan laser kecil namun sangat kuat. GPS akan dipasang pada lengan kanan.
Perangkat ini sudah sudah dipersiapkan dan akan semakin dikembangkan, dan tidak ada alasan untuk tidak meng-upgrade seragam tentara pada tahun 2025 nanti. Sangat menguntungkan, masing-masing infanteri akan menentukan posisinya di medan perang, sementara sang komandan dapat mengawasi anak buahnya bergerak.
Infanteri masa depan juga akan dilengkapi dengan perangkat penglihatan pada malam hari dan ransel. Senjata-senjata yang akan digunakan pasukan darat pada tahun 2025 tidak akan berbeda jauh dari senjata yang digunakan pada abad ke-20. Ada sejumlah alasan yang menunjukkan bahwa senapan serbu di masa depan akan menjadi satu standar. Ada tiga jenis senapan serbu seperti yang digunakan saat ini. Mereka adalah Steyr Pull (Austria), FAMAS (Perancis) dan SA80 (Inggris). Kaliber 5,6 mm-NATO adalah salah satu standar yang mungkin akan menjadi universal. Kemungkinan besar, senapan masa depan akan memiliki kaliber yang sama, namun dengan daya destruktif yang lebih besar.
Pada tahun 2025, senapan akan memiliki peluncur granat built-in, mungkin dari kaliber 40 milimeter, karena kaliber inilah yang paling nyaman digunakan. Divisi pejuang akan memiliki penembak jitu yang bersenjatakan senapan dan peluru smoothbore dipandu (guided). Peluncur granat akan menembakkan amunisi terprogram yang akan mampu mengubah lintasan penerbangan dan bahkan terbang di balik sudut bangunan atau langsung ke parit. (FS)
http://www.artileri.org/2013/02/helm-cerdas-dan-seragam-untuk-tentara.html

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

KFX/IFX, Proyek 8 Miliar Dolar

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : KFX/IFX, Proyek 8 Miliar Dolar
link : KFX/IFX, Proyek 8 Miliar Dolar

Baca juga


Militer

KFX/IFX
Ajakan Pemerintah Korea Selatan yang disampaikan pertengahan 2010 lalu di Jakarta diterima dengan senang hati oleh Kementerian Pertahanan Indonesia. Karena juga memiliki keinginan untuk memenuhi kebutuhan alutsista secara mandiri, ajakan membuat pesawat tempur generasi 4,5 tersebut disambut bak peluang emas.

Kedua pihak menyadari kemandirian di bidang pertahanan bisa memperkokoh industri dalam negeri, memangkas ketergantungan pada sistem senjata strategis dari  luar dan mendongkrak deterrent sistem pertahanan nasional. Meski "gayung sudah bersambut," namun merealisasikan jet tempur berkode KFX/IFX ini tak semudah membalik telapak tangan. Berikut laporan A. Roni Sontani dan A. Darmawan tentang status terkini dari program yang amat prestisius ini,  langsung dari "dapurnya.

KFX/IFX, Proyek 8 Miliar Dolar

Singkat cerita, proyek bilateral ini sudah berjalan dan berlangsung lebih kurang satu setengah tahun. Selama kurun waktu tersebut, konsep jet tempur masa depan generasi 4,5 ini telah diurai dan disusun menurut kebutuhan operasional sistem pertahanan Korea dan Indonesia.
Program dikatakan menelan anggaran 8 miliar dolar AS, dimana Indonesia akan menanggung 20 persen sementara sisanya akan dipikul Korea. Dalam perjanjian juga disepakati, Indonesia berhak membeli 50 unit pesawat, sementara Korea Selatan 150 unit. Dan, jika pesawat ini dibeli negara lain, kedua pihak akan berbagi royalti.

Perancangan front-liner fighter yang bakal beroperasi setelah 2020 ini dipusatkan di KFX/IFX Research Center, Daejeon, 160 km sebelah selatan ibukota Seoul. Di sini telah berkutat dan saling bertukar-pikiran 140 enjinir dari kedua negara, di mana 30 persennya berasal dari Indonesia. 
KFX/IFX tak lain adalah singkatan dari Korea Fighter Experiment/Indonesia Fighter Experiment. Korea Selatan sendiri ingin Turki ikut bergabung, namun negeri ini mengundurkan diri setelah sebelumnya sempat menyatakan tertarik.

Menurut pihak Defence Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan, jet-jet tempur baru ini akan menggantikan jajaran F-4 Phantom dan F-5 yang sudah menua. Korea tertarik mengajak Indonesia, karena Indonesia merupakan sahabat yang tak memiliki problem politik dan batas wilayah. Telah mampunya Indonesia membuat sendiri pesawat terbang dan adanya hubungan dagang di antara kedua negara, juga menjadi faktor penentu.
Dalam Lokakarya Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional RI (Depanri) 20 Desember 2012 di BPPT, Jakarta, perjalanan dan pencapaian sementara program ini untuk pertama kalinya dipaparkan secara terbuka. Di hadapan pejabat Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional RI (Depanri), Kemenristek, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Lapan, PT Dirgantara Indonesia dan TNI AU, Kapuslitbang Kementerian Pertahanan, Prof. Dr. Eddy S. Siradj, menjelaskannya cukup gamblang.

"Hingga Desember 2012,  program sudah sampai tahap Technology Development. Tahapan ini sudah selesai. Setelah ini kami berharap bisa lanjut ke tahapan berikutnya, yakni Engineering Manufacturing Development," ungkapnya usai lokakarya.

Teknologi KFX/IFX Hampir Sepenuhnya Dikuasai

Bukan rahasia lagi, pertanyaan terbesar di seputar pembuatan KXF/IFX adalah: Apakah Korea Selatan atau Indonesia sudah menguasai teknologi jet tempur generasi ke-4,5? Menanggapi keraguan ini, Prof. Dr. Mulyo Widodo menjawab mantap, jangan khawatir, Korea Selatan sudah menguasai hampir seluruh teknologinya. Mereka gigih mengembangkan sendiri pesawat tempur, dan semua ini tak lepas dari kesiapan industri kedirgantaraan (Korea Aerospace Industries) serta lembaga penelitian yang berdiri di belakangnya.

"Meski sebagian lagi (teknologi) masih dicari, kami percaya Korea bisa meraihnya. Mereka punya road-map yang jelas dalam proyek pengembangan jet tempur. Mereka sudah memulainya dengan KT-1, lalu T-50, TA-50 dan setelah itu: FA-50. Lebih dari itu mereka juga punya belasan veteran NASA dan USAF yang jadi tempat bertanya. Mereka kini dosen di sejumlah perguruan tinggi,”  tuturnya dalam Lokakarya pelet wanita Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional RI, 20 Desember lalu di BPPT, Jakarta.
Pengembangan KFX/IFX
Menurut salah seorang pakar kedirgantaraan dari Institut Teknologi Bandung yang juga ditunjuk membidani front liner fighter itu lagi, inti dari teknologi jet tempur generasi 4, 4,5 maupun 5 adalah elektronik dan material penyerap gelombang radar. Elektronik dalam arti avionik untuk mengendalikan penerbangan dan misi serangan, sementara material penyerap gelombang radar bisa digambarkan sebagai "kulit pesawat" yang bisa menyerap gelombang elektromagnet radar penjejak pesawat.

Kedua teknologi inti itulah yang sejatinya diandalkan pesawat stealth (siluman) seperti F-117A Nighthawk, F-22A Raptor dan F-35 JSF. RAM atau Radar Absorbent Material bisa menekan angka Radar Cross Section hingga kecil sekali sehingga radar seolah tak sanggup "melihatnya". Di lain pihak,  tubuh pesawat dan rumah mesin juga perlu dibentuk sedemikian rupa agar gelombang radar  terpantul menjauh. Kalau pun bentuk pesawat menjadi tidak aerodinamis dan tidak stabil seperti yang "dialami" F-117A,  hal ini bisa diatasi dengan avionik khusus yang bisa mengendalikan penerbangan.

"Kami memang belum menguasai soal material penyerap gelombang radar. Tetapi, untungnya Korea sudah punya kemampuan yang sangat tinggi di bidang elektronik. Chip paling rumit bahkan sudah dibuat di Samsung Industrie. Itu sebab KFX/IFX hanya diputuskan sampai sebatas generasi 4,5," ungkap Prof. Widodo seraya menjelaskan bahwa material penyerap gelombang radar ini lah yang seyogyanya akan mendongkrak teknologi pesawat  ke generasi 5.

Begitu pun Tim KFX/IFX akan membekalinya dengan perangkat elektronik yang bisa menuntun pesawat mengelak dari radar. Sayap vertikalnya juga dibuat miring (canted vertical tail) agar gelombang radar tak mampu menjejak bagian yang paling rawan ini. Desain pasti KFX/IFX sudah ada, namun baik pihak Korea maupun Indonesia belum mau mempublikasikannya. Kalau pun selama ini ada beberapa desain yang dimuat di situs-situs internet (termasuk disini he..), gambar-gambar itu dikatakan baru sebatas rekaan yang mendekati. Hampir semua gambar rekaan ini merujuk ke  F-35 dan F-22.

Ketika program ini digelindingkan, sempat ada pemikiran untuk membuat F-16 namun dengan versi yang lebih canggih. Mereka (Korea) menyebutnya dengan F-16 Plus. Dibanding F-16 versi reguler, F-16 Plus memiliki keunggulan performa, kecepatan jelajah (super cruise) dan agak stealth. Tetapi, dalam perjalanan, konsep ini ditinggalkan lalu dialihkan ke jet tempur generasi ke-4,5 yang benar-benar baru. Pesawat ini jauh lebih unggul dari F-16 Plus.

Sekjen Kemhan : Program KFX/IFX Tetap Berjalan

Di tengah berbagai pemberitaan mengenai dilanjutkan atau tidaknya program pembuatan pesawat tempur generasi 4,5 antara Korea dan Indonesia (KFX/IFX), bulan lalu Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Eris Herryanto, perwira tinggi TNI AU yang ikut membidani kerjasama ini menyatakan keyakinannya bahwa Program KFX/IFX tidak akan berhenti di tengah jalan.
 
Eris menilai, Korea punya komitmen dan kepentingan yang besar terhadap Indonesia. Sehingga, pemerintahan negeri ginseng itu tidak akan begitu saja membatalkan kesepakatan yang telah dibuat. Tidak hanya terbatas pada kerjasama KFX/IFX dan pembelian pesawat lainnya dari Korea, kerjasama Indonesia dengan Korea juga terjalin baik dalam hal perdagangan maupun kerjasama teknologi lainnya. Pembelian tiga kapal selam dari Korea untuk memperkuat armada TNI AL adalah salah satunya, di mana ratusan teknisi PT PAL telah dikirim ke Korea untuk menyerap teknologi pembuatan kapal selam yang nantinya akan membuat satu dari tiga kapal selam yang dibeli dari Korea itu di Indonesia.

"Korea berkepentingan dengan Indonesia. Contoh kecil saja, rakyat Korea yang ada di Indonesia itu sekitar 45.000 orang tersebar di berbagai industri. Masa, mereka akan begitu saja membatalkan kerjasama KFX/IFX," ujar Eris.

Berikut kutipan wawancara Majalah Angkasa dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Eris Herryanto di ruang kerjanya bulan lalu :

Sudah sejauh mana Program KFX/IFX ini berjalan?

Program KFX/IFX dimulai dengan tahapan Feasibility Studies Phase, Technical Development Phase, Engineering Manufacturing Development (EMD) Phase, Production, serta Upgrade. Sekarang ini kita masuk ke tahap kedua, EMD. Harusnya dimulai Januari 2013, tapi diundur sekitar satu setengah tahun. Mengapa diundur, ini yang sedang kami teliti juga. Tapi pihak Korea sudah melakukan pemberitahuan resmi kepada kami. Penjelasannya, bahwa Korea sekarang sedang melakukan penjajakan untuk membeli pesawat tempur generasi kelima. Kompetitornya saya dengar adalah F-35 dan F-15. Tapi sumber lain mengatakan ada Eurofighter Typhoon juga. Yang dimaksud generasi kelima di sini adalah pesawat-pesawat dengan avionic suite tercanggih, tidak semata-mata karena faktor stealth saja.

Mengapa hal ini "menghambat" Program KFX/IFX?

Begini, Korea itu sama dengan negara kita. Kalau mau beli pesawat, mereka mensyaratkan juga harus ada Transfer of Technology (ToT). Harus ada offset. Nah, salah satu offset yang ingin mereka dapatkan dari pembelian pesawat generasi kelima itu salah satunya adalah teknologi yang bisa diterapkan di KFX/IFX. Contohnya radar. Korea sedang berusaha agar dapat offset untuk diberi teknologi radar AESA. Radar ini nantinya akan digunakan pada KFX/IFX. Itu bargain mereka. Kita tahu, Korea itu negara yang dalam posisi siaga perang, selalu dalam ancaman. Sementara beberapa pesawat tempurnya sudah mau habis masa pakainya. Contohnya F-5. Kalau mereka harus menunggu KFX terlalu lama waktunya. Itu penjelasan mereka kepada kita.

Kalau mereka tidak dapat offset, berarti KFX/IFX terbengkalai?

Kalau tidak dapat, konsekuensinya mungkin mereka akan beli radar itu. Saya tidak tahu persis. Selain radar, juga ada teknologi-teknologi lain yang mereka butuhkan. Mereka sebut ada delapan item yang akan mereka ambil ToT-nya. Mungkin juga soal mesinnya, dan rudalnya. Itu tidak disampaikan kepada kita. Yang jelas mereka bilang bahwa mereka akan konsentrasi dulu ke pembelian pesawat generasi kelima. Targetnya 1,5 tahun selesai. Dimulai awal tahun 2013 ini.
Sumber : Angkasa
(artikel lengkapnya bisa dibaca di Majalah Angkasa edisi bulan ini)

KFX/IFX
Ajakan Pemerintah Korea Selatan yang disampaikan pertengahan 2010 lalu di Jakarta diterima dengan senang hati oleh Kementerian Pertahanan Indonesia. Karena juga memiliki keinginan untuk memenuhi kebutuhan alutsista secara mandiri, ajakan membuat pesawat tempur generasi 4,5 tersebut disambut bak peluang emas.

Kedua pihak menyadari kemandirian di bidang pertahanan bisa memperkokoh industri dalam negeri, memangkas ketergantungan pada sistem senjata strategis dari  luar dan mendongkrak deterrent sistem pertahanan nasional. Meski "gayung sudah bersambut," namun merealisasikan jet tempur berkode KFX/IFX ini tak semudah membalik telapak tangan. Berikut laporan A. Roni Sontani dan A. Darmawan tentang status terkini dari program yang amat prestisius ini,  langsung dari "dapurnya.

KFX/IFX, Proyek 8 Miliar Dolar

Singkat cerita, proyek bilateral ini sudah berjalan dan berlangsung lebih kurang satu setengah tahun. Selama kurun waktu tersebut, konsep jet tempur masa depan generasi 4,5 ini telah diurai dan disusun menurut kebutuhan operasional sistem pertahanan Korea dan Indonesia.
Program dikatakan menelan anggaran 8 miliar dolar AS, dimana Indonesia akan menanggung 20 persen sementara sisanya akan dipikul Korea. Dalam perjanjian juga disepakati, Indonesia berhak membeli 50 unit pesawat, sementara Korea Selatan 150 unit. Dan, jika pesawat ini dibeli negara lain, kedua pihak akan berbagi royalti.

Perancangan front-liner fighter yang bakal beroperasi setelah 2020 ini dipusatkan di KFX/IFX Research Center, Daejeon, 160 km sebelah selatan ibukota Seoul. Di sini telah berkutat dan saling bertukar-pikiran 140 enjinir dari kedua negara, di mana 30 persennya berasal dari Indonesia. 
KFX/IFX tak lain adalah singkatan dari Korea Fighter Experiment/Indonesia Fighter Experiment. Korea Selatan sendiri ingin Turki ikut bergabung, namun negeri ini mengundurkan diri setelah sebelumnya sempat menyatakan tertarik.

Menurut pihak Defence Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan, jet-jet tempur baru ini akan menggantikan jajaran F-4 Phantom dan F-5 yang sudah menua. Korea tertarik mengajak Indonesia, karena Indonesia merupakan sahabat yang tak memiliki problem politik dan batas wilayah. Telah mampunya Indonesia membuat sendiri pesawat terbang dan adanya hubungan dagang di antara kedua negara, juga menjadi faktor penentu.
Dalam Lokakarya Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional RI (Depanri) 20 Desember 2012 di BPPT, Jakarta, perjalanan dan pencapaian sementara program ini untuk pertama kalinya dipaparkan secara terbuka. Di hadapan pejabat Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional RI (Depanri), Kemenristek, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Lapan, PT Dirgantara Indonesia dan TNI AU, Kapuslitbang Kementerian Pertahanan, Prof. Dr. Eddy S. Siradj, menjelaskannya cukup gamblang.

"Hingga Desember 2012,  program sudah sampai tahap Technology Development. Tahapan ini sudah selesai. Setelah ini kami berharap bisa lanjut ke tahapan berikutnya, yakni Engineering Manufacturing Development," ungkapnya usai lokakarya.

Teknologi KFX/IFX Hampir Sepenuhnya Dikuasai

Bukan rahasia lagi, pertanyaan terbesar di seputar pembuatan KXF/IFX adalah: Apakah Korea Selatan atau Indonesia sudah menguasai teknologi jet tempur generasi ke-4,5? Menanggapi keraguan ini, Prof. Dr. Mulyo Widodo menjawab mantap, jangan khawatir, Korea Selatan sudah menguasai hampir seluruh teknologinya. Mereka gigih mengembangkan sendiri pesawat tempur, dan semua ini tak lepas dari kesiapan industri kedirgantaraan (Korea Aerospace Industries) serta lembaga penelitian yang berdiri di belakangnya.

"Meski sebagian lagi (teknologi) masih dicari, kami percaya Korea bisa meraihnya. Mereka punya road-map yang jelas dalam proyek pengembangan jet tempur. Mereka sudah memulainya dengan KT-1, lalu T-50, TA-50 dan setelah itu: FA-50. Lebih dari itu mereka juga punya belasan veteran NASA dan USAF yang jadi tempat bertanya. Mereka kini dosen di sejumlah perguruan tinggi,”  tuturnya dalam Lokakarya pelet wanita Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional RI, 20 Desember lalu di BPPT, Jakarta.
Pengembangan KFX/IFX
Menurut salah seorang pakar kedirgantaraan dari Institut Teknologi Bandung yang juga ditunjuk membidani front liner fighter itu lagi, inti dari teknologi jet tempur generasi 4, 4,5 maupun 5 adalah elektronik dan material penyerap gelombang radar. Elektronik dalam arti avionik untuk mengendalikan penerbangan dan misi serangan, sementara material penyerap gelombang radar bisa digambarkan sebagai "kulit pesawat" yang bisa menyerap gelombang elektromagnet radar penjejak pesawat.

Kedua teknologi inti itulah yang sejatinya diandalkan pesawat stealth (siluman) seperti F-117A Nighthawk, F-22A Raptor dan F-35 JSF. RAM atau Radar Absorbent Material bisa menekan angka Radar Cross Section hingga kecil sekali sehingga radar seolah tak sanggup "melihatnya". Di lain pihak,  tubuh pesawat dan rumah mesin juga perlu dibentuk sedemikian rupa agar gelombang radar  terpantul menjauh. Kalau pun bentuk pesawat menjadi tidak aerodinamis dan tidak stabil seperti yang "dialami" F-117A,  hal ini bisa diatasi dengan avionik khusus yang bisa mengendalikan penerbangan.

"Kami memang belum menguasai soal material penyerap gelombang radar. Tetapi, untungnya Korea sudah punya kemampuan yang sangat tinggi di bidang elektronik. Chip paling rumit bahkan sudah dibuat di Samsung Industrie. Itu sebab KFX/IFX hanya diputuskan sampai sebatas generasi 4,5," ungkap Prof. Widodo seraya menjelaskan bahwa material penyerap gelombang radar ini lah yang seyogyanya akan mendongkrak teknologi pesawat  ke generasi 5.

Begitu pun Tim KFX/IFX akan membekalinya dengan perangkat elektronik yang bisa menuntun pesawat mengelak dari radar. Sayap vertikalnya juga dibuat miring (canted vertical tail) agar gelombang radar tak mampu menjejak bagian yang paling rawan ini. Desain pasti KFX/IFX sudah ada, namun baik pihak Korea maupun Indonesia belum mau mempublikasikannya. Kalau pun selama ini ada beberapa desain yang dimuat di situs-situs internet (termasuk disini he..), gambar-gambar itu dikatakan baru sebatas rekaan yang mendekati. Hampir semua gambar rekaan ini merujuk ke  F-35 dan F-22.

Ketika program ini digelindingkan, sempat ada pemikiran untuk membuat F-16 namun dengan versi yang lebih canggih. Mereka (Korea) menyebutnya dengan F-16 Plus. Dibanding F-16 versi reguler, F-16 Plus memiliki keunggulan performa, kecepatan jelajah (super cruise) dan agak stealth. Tetapi, dalam perjalanan, konsep ini ditinggalkan lalu dialihkan ke jet tempur generasi ke-4,5 yang benar-benar baru. Pesawat ini jauh lebih unggul dari F-16 Plus.

Sekjen Kemhan : Program KFX/IFX Tetap Berjalan

Di tengah berbagai pemberitaan mengenai dilanjutkan atau tidaknya program pembuatan pesawat tempur generasi 4,5 antara Korea dan Indonesia (KFX/IFX), bulan lalu Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Eris Herryanto, perwira tinggi TNI AU yang ikut membidani kerjasama ini menyatakan keyakinannya bahwa Program KFX/IFX tidak akan berhenti di tengah jalan.
 
Eris menilai, Korea punya komitmen dan kepentingan yang besar terhadap Indonesia. Sehingga, pemerintahan negeri ginseng itu tidak akan begitu saja membatalkan kesepakatan yang telah dibuat. Tidak hanya terbatas pada kerjasama KFX/IFX dan pembelian pesawat lainnya dari Korea, kerjasama Indonesia dengan Korea juga terjalin baik dalam hal perdagangan maupun kerjasama teknologi lainnya. Pembelian tiga kapal selam dari Korea untuk memperkuat armada TNI AL adalah salah satunya, di mana ratusan teknisi PT PAL telah dikirim ke Korea untuk menyerap teknologi pembuatan kapal selam yang nantinya akan membuat satu dari tiga kapal selam yang dibeli dari Korea itu di Indonesia.

"Korea berkepentingan dengan Indonesia. Contoh kecil saja, rakyat Korea yang ada di Indonesia itu sekitar 45.000 orang tersebar di berbagai industri. Masa, mereka akan begitu saja membatalkan kerjasama KFX/IFX," ujar Eris.

Berikut kutipan wawancara Majalah Angkasa dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Eris Herryanto di ruang kerjanya bulan lalu :

Sudah sejauh mana Program KFX/IFX ini berjalan?

Program KFX/IFX dimulai dengan tahapan Feasibility Studies Phase, Technical Development Phase, Engineering Manufacturing Development (EMD) Phase, Production, serta Upgrade. Sekarang ini kita masuk ke tahap kedua, EMD. Harusnya dimulai Januari 2013, tapi diundur sekitar satu setengah tahun. Mengapa diundur, ini yang sedang kami teliti juga. Tapi pihak Korea sudah melakukan pemberitahuan resmi kepada kami. Penjelasannya, bahwa Korea sekarang sedang melakukan penjajakan untuk membeli pesawat tempur generasi kelima. Kompetitornya saya dengar adalah F-35 dan F-15. Tapi sumber lain mengatakan ada Eurofighter Typhoon juga. Yang dimaksud generasi kelima di sini adalah pesawat-pesawat dengan avionic suite tercanggih, tidak semata-mata karena faktor stealth saja.

Mengapa hal ini "menghambat" Program KFX/IFX?

Begini, Korea itu sama dengan negara kita. Kalau mau beli pesawat, mereka mensyaratkan juga harus ada Transfer of Technology (ToT). Harus ada offset. Nah, salah satu offset yang ingin mereka dapatkan dari pembelian pesawat generasi kelima itu salah satunya adalah teknologi yang bisa diterapkan di KFX/IFX. Contohnya radar. Korea sedang berusaha agar dapat offset untuk diberi teknologi radar AESA. Radar ini nantinya akan digunakan pada KFX/IFX. Itu bargain mereka. Kita tahu, Korea itu negara yang dalam posisi siaga perang, selalu dalam ancaman. Sementara beberapa pesawat tempurnya sudah mau habis masa pakainya. Contohnya F-5. Kalau mereka harus menunggu KFX terlalu lama waktunya. Itu penjelasan mereka kepada kita.

Kalau mereka tidak dapat offset, berarti KFX/IFX terbengkalai?

Kalau tidak dapat, konsekuensinya mungkin mereka akan beli radar itu. Saya tidak tahu persis. Selain radar, juga ada teknologi-teknologi lain yang mereka butuhkan. Mereka sebut ada delapan item yang akan mereka ambil ToT-nya. Mungkin juga soal mesinnya, dan rudalnya. Itu tidak disampaikan kepada kita. Yang jelas mereka bilang bahwa mereka akan konsentrasi dulu ke pembelian pesawat generasi kelima. Targetnya 1,5 tahun selesai. Dimulai awal tahun 2013 ini.
Sumber : Angkasa
(artikel lengkapnya bisa dibaca di Majalah Angkasa edisi bulan ini)

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

AS Belum Siap Lawan RRC

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : AS Belum Siap Lawan RRC
link : AS Belum Siap Lawan RRC

Baca juga


Militer

Bendera Amerika Serikat dan China
Menurut sebuah studi oleh American Enterprise Institute yang berbasis di Washington, Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) tidak memiliki jet tempur siluman yang cukup untuk melancarkan serangan dahsyat gelombang pertama dan belum efektif untuk melancarkan kampanye udara guna menyerang China dan Korea Utara.

Jet Tempur Siluman F-22 dan Bomber B-2 merupakan satu-satunya pesawat yang dianggap mampu menembus sistem pertahanan udara canggih China atau melakukan operasi pengasihan udara melawan Korea Utara. Bomber B-2 sudah tidak diproduksi lagi selama lebih dari satu dekade dan jumlahnya sedikit, ini berarti kerugian bagi AS.

Penelitian ini merekomendasikan bahwa pemerintah AS harus melakukan investasi besar ke dalam program jet tempur siluman F-35 Joint Strike Fighter (JSF), kapal tanker KC-46, pesawat bomber generasi berikutnya, modernisasi F-22 Raptor dan pengembangan lebih lanjut dari kapal induk.

Juru bicara USAF, Ann Stefaniak mengatakan bahwa dengan pergeseran strategis DoD untuk fokus pada kawasan Asia-Pasifik, sambil terus fokus pada Timur Tengah dan beradaptasi dengan postur strategis yang terus berkembang di Eropa, Angkatan Udara AS menekankan betapa pentingnya meningkatkan proyeksi kekuatan global dan sikap yang benar untuk masa depan dengan cara meningkatkan kemampuan untuk menjadi yang terbaik, fleksibel dan siap untuk terlibat dalam berbagai macam kontinjensi dan ancaman.

Bendera Amerika Serikat dan China
Menurut sebuah studi oleh American Enterprise Institute yang berbasis di Washington, Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) tidak memiliki jet tempur siluman yang cukup untuk melancarkan serangan dahsyat gelombang pertama dan belum efektif untuk melancarkan kampanye udara guna menyerang China dan Korea Utara.

Jet Tempur Siluman F-22 dan Bomber B-2 merupakan satu-satunya pesawat yang dianggap mampu menembus sistem pertahanan udara canggih China atau melakukan operasi pengasihan udara melawan Korea Utara. Bomber B-2 sudah tidak diproduksi lagi selama lebih dari satu dekade dan jumlahnya sedikit, ini berarti kerugian bagi AS.

Penelitian ini merekomendasikan bahwa pemerintah AS harus melakukan investasi besar ke dalam program jet tempur siluman F-35 Joint Strike Fighter (JSF), kapal tanker KC-46, pesawat bomber generasi berikutnya, modernisasi F-22 Raptor dan pengembangan lebih lanjut dari kapal induk.

Juru bicara USAF, Ann Stefaniak mengatakan bahwa dengan pergeseran strategis DoD untuk fokus pada kawasan Asia-Pasifik, sambil terus fokus pada Timur Tengah dan beradaptasi dengan postur strategis yang terus berkembang di Eropa, Angkatan Udara AS menekankan betapa pentingnya meningkatkan proyeksi kekuatan global dan sikap yang benar untuk masa depan dengan cara meningkatkan kemampuan untuk menjadi yang terbaik, fleksibel dan siap untuk terlibat dalam berbagai macam kontinjensi dan ancaman.

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Perang Indonesia Vs Malay-Sia ????

Militer - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang Pelet, Artikel yang akan kamu baca pada halaman ini berjudul Militer, Semoga isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Artikel ini memang khusus membahas mengenai Artikel Militer, yang kami tulis kali ini dapat anda petik manfaatnya. baiklah, selamat membaca dan bila berminat dengan beragam keilmuan kami silahkan pesan sekarang juga.

Judul : Perang Indonesia Vs Malay-Sia ????
link : Perang Indonesia Vs Malay-Sia ????

Baca juga


Militer

UN1X PROJECT - Panas dinginnya hubungan bertetangga antara Indonesia dengan Malaysia dimana penyebab virus demam itu bermuasal dari arogansi Malaysia yang merasa katanya lebih tinggi dari Indonesia, lalu seenaknya melecehkan teritori NKRI, budaya NKRI, dan TKI.

Situasi ini memberikan cuaca mendung dan memungkinkan setiap komponen warga bangsa ini mempersiapkan skenario terburuk untuk melawan arogansi tetangga sebelah itu.

Beberapa skenario ganyang Malaysia sudah disiapkan melalui beberapa cara dan salah satunya adalah pre emptive strike menghajar teritori Malaysia melalui serangan dadakan yang tak terduga.

Berbagai unjuk rasa sampai sweeping yang dilakukan terhadap warga Malaysia setidaknya mencatat satu hal penting yaitu ilmu pengasihan & permusuhan di kalangan rass root masyarakat Indonesia dengan Malaysia sudah mencapai titik didih.

Seandainya Pemerintah mengisyaratkan sinyal Dwikora jilid 2 maka dalam waktu sesingkatnya TNI bisa melancarkan pre emptive strike.

Simulasinya adalah suatu kejadian di sekitar Maret 2015 dengan sebab yang sama, Ambalat. TNI mendahului dengan melakukan sabotase obyek vital di Semenanjung dan Kalimantan melalui pasukan khusus yang menyamar sebagai TKI.

Tak lama kemudian TNI meluncurkan ratusan rudal yang sudah ready for use di Sarawak dan Sabah dan dalamwaktu bersamaan dimulailah serangan amphibi gerak cepat menghancurkan kota Tawao dan Kinabalu.

TNI AL pada saat itu sudah memiliki kekuatan 3 divisi Marinir dengan persenjataan lengkap dan pengalaman tempur yang jauh lebih baik dari TLDM baik dari sisi kuantitas dan kualitas.

Dalam 1 pleton Taifib dan Jala Mengkara diluncurkan melalui kapal selam mini untuk hancurkan Scorpene yang sedang berlabuh di pangkalannya di Sabah lewat serangan tak terduga dinihari.

Serangan dan pendaratan pasukan amphibi akan diselesaikan dalam waktu 11 jam yang bergerak dari Sangatta dan Tarakan yang sudah dipersiapkan sebagai basis militer berkekuatan 50 ribu pasukan TNI.

Sebelumnya pantai Tawao dan Kinabalu dihujani bom oleh 8 Sukhoi dan 12 F16. Kemudian pasukan pendukung AD dan persenjataan berat lainnya diturunkan dari puluhan KRI LPD, LST dalam waktu 24 jam berikutnya.

Lalu Munsy Afandi - Gambar kartun Burung Garuda Vs Harimau Malaya - Indonesia Vs Malaysia
Dalam waktu bersamaan 1 Divisi TNI AD dengan dukungan ratusan artileri, tank dan rudal yang sudah digelar di Kalimantan Barat memasuki Kuching dalam satu serangan kilat 8 jam.

Karena sudah didahului oleh serangan rudal, maka pusat-pusat combatan, pangkalan udara dan komunikasi Malaysia di Sarawak menjadi lumpuh. Sementara Perairan Natuna sebelumnya juga sudah diblokade oleh 26 KRI untuk memutus logistik laut Semenanjung dan Borneo.

Lalu bagaimana dengan Sumatra ? 
TNI di wilayah ini mengirim pasukan komando ke Semenanjung untuk menyusup dan melakukan sabotase mirip rembesan Lasykar jihad.

Selat Malaka dikawal oleh 34 KRI striking force yang siap menyerang pantai Malaysia. Melalui penyusupan pasukan komando.

Obyek-obyek vital di KL dihancurkan dan mengkondisikan TKI dan warga Indonesia yang ada di Malaysia untuk melakukan serangan sporadis, bom bunuh diri, intelijen, sabotase dan pembakaran

Sehingga menimbulkan kepanikan massif sekalian membalas apa yang telah dilakukan Noordin M Top selama ini.

Model propaganda juga dilakukan dengan melakukan provokasi terhadap etnis China dan India untuk melakukan perlawanan terhadap diskriminasi etnis yang terjadi selama ini dan mempersiapkan Anwar Ibrahim merebut kekuasaan dan mengganti bentuk kerajaan menjadi Republik Malaysia.

Pada hari yang sama 3 brigade Marinir dari Medan dan Aceh lakukan serangan dadakan ke Penang untuk memecah konsentrasi TDM berperang menuju front yang mana.

Karena kebingungan menghadapi 4 front pertempuran sekaligus (Sabah, Sarawak, Natuna dan Penang) membuat TDM kebingungan, panik dan tidak mampu lakukan konsolidasi karena telah terjadi kerusuhan rasial di Semenanjung, Serawak dan Sabah.

Sementara dari Riau ratusan kapal nelayan yang berisi pasukan para militer Indonesia dan sukarelawan merembes dan mendarat secara besar-besaran lalu lakukan sabotase, pembakaran dan mengajak warga Indonesia yang ada di Johor untuk lakukan apa saja untuk membuat huru-hara horizontal sehingga menimbulkan perkelahian massal dan ketakutan yang luar biasa bagi warga Malaysia.

Lalu dimana posisi TNI AU.
Dengan kekuatan pesawat tempur 32 Sukhoi, 40 F16, 36 Hawk, 12 F5E, 16 Yak 130, 16 Super Tucano TNI AU tidak melakukan serangan udara ke wilayah Semenanjung karena serangan pre emptive sudah dilakukan melalui rudal-rudal berjarak jangkau 300 km dan mampu melumpuhkan pusat-pusat militer dan komunikasi Malaysia.

Meskipun begitu TNI AU bersiap untuk dog fight dengan TUDM dengan taktik biarkan lawan masuk ke wilayah NKRI baru digebuk dan dihancurkan.

Wilayah Indonesia yang luas ini membuat TUDM tak fokus mau lakukan serangan udara ke area mana apalagi seluruh pangkalan udara di Sarawak dan Sabah telah dihancurkan rudal-rudal Lapan yang menggetarkan itu.

Serangan langsung ke wilayah teritori Malaysia diskenariokan hanya berlangsung selama 7 hari karena Indonesia tidak berambisi ekspansi teritorial.

Setelah melewati waktu itu seluruh PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) TNI ditarik mundur setelah pengkondisian di dalam negeri Malaysia berjalan mulus yaitu menimbulkan konflik horizontal diantara sesama penduduk Malaysia kemudian mendukung Anwar Ibrahim menjadi presiden Malaysia setelah bentuk kerajaan diganti menjadi republik dan mempercepat pembentukan negara Sabah dan Sarawak di Kalimantan.

Berikut disampaikan peta kekuatan TNI dan cadangan nasional yang dimiliki NKRI, sebuah kekuatan yang tak mampu ditandingi Malaysia, apalagi kalau bicara kekuatan nasionalisme dan heroik yang dimiliki bangsa ini
Munsy afandi - munsypedia.blogspot.com - un1x project
TNI AD memiliki pasukan tempur 260.000 orang (Kopassus, Kostrad, Kodam). Jumlah pasukan cadangan mencapai 6 juta personil. TNI AD dilengkapi dengan 1.200 Tank, 1.700 Panser, Artileri / Roket 2.200 unit, Rudal 900 unit, Heli Tempur 90 unit. Konsentrasi arsenal TNI AD ada di pulau Kalimantan.

TNI AL memiliki kekuatan 95.000 pasukan termasuk 3 divisi Marinir dengan jumlah armada 196 KRI dari berbagai jenis (Fregat, Korvet, KCR, LPD, LST). Kapal selam yang dimiliki berjumlah 6 unit dan menjadi alat pukul strategis untuk menghancurkan kapal diraja Malaysia yang lewat di selat Malaka, Laut Natuna dan Ambalat. Marinir memiliki 750 tank amphibi dan 820 panser amphibi disamping howitzer, roket dan rudal.

TNI AU memiliki kekuatan pesawat tempur 32 Sukhoi, 40 F16, 36 Hawk, 12 F5E, 16 Yak 130, 16 Super Tucano, 6 pesawat intai strategis, 12 pesawat intai taktis, 40 pesawat angkut berat Hercules, 24 pesawat UAV dan rudal anti serangan udara jarak sedang.*

Nah sekarang dengan skenario perang ini mampukah Malaysia menandingi kekuatan NKRI yang jauh lebih besar dari kekuatan yang dimiliknya, terutama kekuatan nasionalisme dan heroik yang dimiliki seluruh anak bangsa.

Pesan yang ingin disampaikan melalui tulisan ini adalah agar jiran sebelah itu mampu memberikan nuansa bertetangga yang baik, tidak arogan, tidak melecehkan tetangga, saling menghormati dan toleransi.

Sumber : http://munsypedia.blogspot.com/2012/11/skenario-jika-terjadi-perang-indonesia.html#ixzz2LEsIsJ6b

UN1X PROJECT - Panas dinginnya hubungan bertetangga antara Indonesia dengan Malaysia dimana penyebab virus demam itu bermuasal dari arogansi Malaysia yang merasa katanya lebih tinggi dari Indonesia, lalu seenaknya melecehkan teritori NKRI, budaya NKRI, dan TKI.

Situasi ini memberikan cuaca mendung dan memungkinkan setiap komponen warga bangsa ini mempersiapkan skenario terburuk untuk melawan arogansi tetangga sebelah itu.

Beberapa skenario ganyang Malaysia sudah disiapkan melalui beberapa cara dan salah satunya adalah pre emptive strike menghajar teritori Malaysia melalui serangan dadakan yang tak terduga.

Berbagai unjuk rasa sampai sweeping yang dilakukan terhadap warga Malaysia setidaknya mencatat satu hal penting yaitu ilmu pengasihan & permusuhan di kalangan rass root masyarakat Indonesia dengan Malaysia sudah mencapai titik didih.

Seandainya Pemerintah mengisyaratkan sinyal Dwikora jilid 2 maka dalam waktu sesingkatnya TNI bisa melancarkan pre emptive strike.

Simulasinya adalah suatu kejadian di sekitar Maret 2015 dengan sebab yang sama, Ambalat. TNI mendahului dengan melakukan sabotase obyek vital di Semenanjung dan Kalimantan melalui pasukan khusus yang menyamar sebagai TKI.

Tak lama kemudian TNI meluncurkan ratusan rudal yang sudah ready for use di Sarawak dan Sabah dan dalamwaktu bersamaan dimulailah serangan amphibi gerak cepat menghancurkan kota Tawao dan Kinabalu.

TNI AL pada saat itu sudah memiliki kekuatan 3 divisi Marinir dengan persenjataan lengkap dan pengalaman tempur yang jauh lebih baik dari TLDM baik dari sisi kuantitas dan kualitas.

Dalam 1 pleton Taifib dan Jala Mengkara diluncurkan melalui kapal selam mini untuk hancurkan Scorpene yang sedang berlabuh di pangkalannya di Sabah lewat serangan tak terduga dinihari.

Serangan dan pendaratan pasukan amphibi akan diselesaikan dalam waktu 11 jam yang bergerak dari Sangatta dan Tarakan yang sudah dipersiapkan sebagai basis militer berkekuatan 50 ribu pasukan TNI.

Sebelumnya pantai Tawao dan Kinabalu dihujani bom oleh 8 Sukhoi dan 12 F16. Kemudian pasukan pendukung AD dan persenjataan berat lainnya diturunkan dari puluhan KRI LPD, LST dalam waktu 24 jam berikutnya.

Lalu Munsy Afandi - Gambar kartun Burung Garuda Vs Harimau Malaya - Indonesia Vs Malaysia
Dalam waktu bersamaan 1 Divisi TNI AD dengan dukungan ratusan artileri, tank dan rudal yang sudah digelar di Kalimantan Barat memasuki Kuching dalam satu serangan kilat 8 jam.

Karena sudah didahului oleh serangan rudal, maka pusat-pusat combatan, pangkalan udara dan komunikasi Malaysia di Sarawak menjadi lumpuh. Sementara Perairan Natuna sebelumnya juga sudah diblokade oleh 26 KRI untuk memutus logistik laut Semenanjung dan Borneo.

Lalu bagaimana dengan Sumatra ? 
TNI di wilayah ini mengirim pasukan komando ke Semenanjung untuk menyusup dan melakukan sabotase mirip rembesan Lasykar jihad.

Selat Malaka dikawal oleh 34 KRI striking force yang siap menyerang pantai Malaysia. Melalui penyusupan pasukan komando.

Obyek-obyek vital di KL dihancurkan dan mengkondisikan TKI dan warga Indonesia yang ada di Malaysia untuk melakukan serangan sporadis, bom bunuh diri, intelijen, sabotase dan pembakaran

Sehingga menimbulkan kepanikan massif sekalian membalas apa yang telah dilakukan Noordin M Top selama ini.

Model propaganda juga dilakukan dengan melakukan provokasi terhadap etnis China dan India untuk melakukan perlawanan terhadap diskriminasi etnis yang terjadi selama ini dan mempersiapkan Anwar Ibrahim merebut kekuasaan dan mengganti bentuk kerajaan menjadi Republik Malaysia.

Pada hari yang sama 3 brigade Marinir dari Medan dan Aceh lakukan serangan dadakan ke Penang untuk memecah konsentrasi TDM berperang menuju front yang mana.

Karena kebingungan menghadapi 4 front pertempuran sekaligus (Sabah, Sarawak, Natuna dan Penang) membuat TDM kebingungan, panik dan tidak mampu lakukan konsolidasi karena telah terjadi kerusuhan rasial di Semenanjung, Serawak dan Sabah.

Sementara dari Riau ratusan kapal nelayan yang berisi pasukan para militer Indonesia dan sukarelawan merembes dan mendarat secara besar-besaran lalu lakukan sabotase, pembakaran dan mengajak warga Indonesia yang ada di Johor untuk lakukan apa saja untuk membuat huru-hara horizontal sehingga menimbulkan perkelahian massal dan ketakutan yang luar biasa bagi warga Malaysia.

Lalu dimana posisi TNI AU.
Dengan kekuatan pesawat tempur 32 Sukhoi, 40 F16, 36 Hawk, 12 F5E, 16 Yak 130, 16 Super Tucano TNI AU tidak melakukan serangan udara ke wilayah Semenanjung karena serangan pre emptive sudah dilakukan melalui rudal-rudal berjarak jangkau 300 km dan mampu melumpuhkan pusat-pusat militer dan komunikasi Malaysia.

Meskipun begitu TNI AU bersiap untuk dog fight dengan TUDM dengan taktik biarkan lawan masuk ke wilayah NKRI baru digebuk dan dihancurkan.

Wilayah Indonesia yang luas ini membuat TUDM tak fokus mau lakukan serangan udara ke area mana apalagi seluruh pangkalan udara di Sarawak dan Sabah telah dihancurkan rudal-rudal Lapan yang menggetarkan itu.

Serangan langsung ke wilayah teritori Malaysia diskenariokan hanya berlangsung selama 7 hari karena Indonesia tidak berambisi ekspansi teritorial.

Setelah melewati waktu itu seluruh PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) TNI ditarik mundur setelah pengkondisian di dalam negeri Malaysia berjalan mulus yaitu menimbulkan konflik horizontal diantara sesama penduduk Malaysia kemudian mendukung Anwar Ibrahim menjadi presiden Malaysia setelah bentuk kerajaan diganti menjadi republik dan mempercepat pembentukan negara Sabah dan Sarawak di Kalimantan.

Berikut disampaikan peta kekuatan TNI dan cadangan nasional yang dimiliki NKRI, sebuah kekuatan yang tak mampu ditandingi Malaysia, apalagi kalau bicara kekuatan nasionalisme dan heroik yang dimiliki bangsa ini
Munsy afandi - munsypedia.blogspot.com - un1x project
TNI AD memiliki pasukan tempur 260.000 orang (Kopassus, Kostrad, Kodam). Jumlah pasukan cadangan mencapai 6 juta personil. TNI AD dilengkapi dengan 1.200 Tank, 1.700 Panser, Artileri / Roket 2.200 unit, Rudal 900 unit, Heli Tempur 90 unit. Konsentrasi arsenal TNI AD ada di pulau Kalimantan.

TNI AL memiliki kekuatan 95.000 pasukan termasuk 3 divisi Marinir dengan jumlah armada 196 KRI dari berbagai jenis (Fregat, Korvet, KCR, LPD, LST). Kapal selam yang dimiliki berjumlah 6 unit dan menjadi alat pukul strategis untuk menghancurkan kapal diraja Malaysia yang lewat di selat Malaka, Laut Natuna dan Ambalat. Marinir memiliki 750 tank amphibi dan 820 panser amphibi disamping howitzer, roket dan rudal.

TNI AU memiliki kekuatan pesawat tempur 32 Sukhoi, 40 F16, 36 Hawk, 12 F5E, 16 Yak 130, 16 Super Tucano, 6 pesawat intai strategis, 12 pesawat intai taktis, 40 pesawat angkut berat Hercules, 24 pesawat UAV dan rudal anti serangan udara jarak sedang.*

Nah sekarang dengan skenario perang ini mampukah Malaysia menandingi kekuatan NKRI yang jauh lebih besar dari kekuatan yang dimiliknya, terutama kekuatan nasionalisme dan heroik yang dimiliki seluruh anak bangsa.

Pesan yang ingin disampaikan melalui tulisan ini adalah agar jiran sebelah itu mampu memberikan nuansa bertetangga yang baik, tidak arogan, tidak melecehkan tetangga, saling menghormati dan toleransi.

Sumber : http://munsypedia.blogspot.com/2012/11/skenario-jika-terjadi-perang-indonesia.html#ixzz2LEsIsJ6b

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

DAFTAR KEILMUAN

ads

    Mahar: Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah)
    Keterangan: Paket 30 Ilmu Pelet Paling Ampuh berisi 30 jenis keilmuan pelet tingkat tinggi asli Nusantara yang sudah terbukti ampuh untuk berbagai persoalan cinta asmara dan keluarga, kami berikan lengkap 30 jenis keilmuan berbeda ini kepada anda disertai khodam keilmuan yang diambil dari ayat – ayat mahabah pilihan sehingga aman di gunakan oleh siapapun tanpa resiko sama sekali.

    Mahar: Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) + ongkos kirim sesuai alamat anda
    Keterangan: Paket Ilmu Sapu Angin Khizib Bayu adalah suatu keilmuan yang sangat luar biasa, hanya dengan satu keilmuan ini bisa mengeluarkan berbagai fungsi yang sangat menakjubkan, seperti memindahkan awan hujan, berkomunikasi dengan ruh seseorang yang sedang tertidur, pengasihan, melancarkan rizky, kekebalan dan kesaktian, pagar ghoib, berkomunikasi dengan khodam, melakukan pengisian azimat, menghilang dari pandangan musuh, menundukkan hewan buas dan masih banyak lagi fungsi menakjubkan lainnya. Tanpa ritual atau puasa. Menggunakan pengisian dari kami melalui garam rajah dan asmak yang akan kami kirimkan kealamat anda.

    Mahar: Rp. 101.000 (seratus seribu rupiah) + ongkos kirim sesuai alamat anda
    Keterangan: Paket Minyak Rajah Al Karomah 1001 Khasiat merupakan minyak yang kami isi menggunakan energi beberapa jenis keilmuan hikmah dan khizib serta ayat – ayat dan doa tertentu yang sangat mustajab. Fungsi dari satu jenis minyak rajah ini setara dengan belasan jenis minyak yang biasa di jual di tempat para praktisi supranatural. Multi fungsi dan kami juga akan ajarkan anda untuk bisa melakukan isi ulang minyak tersebut. Mahar sangat terjangkau hanya sebagai pengganti biaya minyak dan mahar prosesi serta ongkos kirim saja.

    Mahar: Rp. 77.000 (tujuh puluh tujuh ribu rupiah)
    Keterangan: Paket 30 Jenis Ilmu Kesaktian & Kekebalan berisi 30 jenis ilmu kesaktian dan juga kekebalan tingkat tinggi dengan tuah ampuh luar biasa asli peninggalan nenek moyang Nusantara. Dari ilmu kebal terhadap benda tumpul, pukulan, dan senjata tajam serta peluru. Bisa membuat kaku seperti patung orang yang menyerang kita, halimunan, rawarontek dan masih banyak lagi keilmuan ampuh sakti dan terbukti luar biasa tuahnya ini. Kami buatkan khodam khusus untuk anda dan 30 jenis keilmuan tersebut akan menjadi milik anda semuanya.

    Mahar: Rp. 79.000 (tujuh puluh sembilan ribu rupiah)
    Berisi teknik dalam melakukan gurah hidung dan pernafasan lengkap dengan tata caranya step by step aman dan alami, diajarkan juga cara membuat ramuan gurah tradisional yang alami dan mujarab.

    Mahar: Rp. 977.000 (sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah)
    Berupa minyak bulu perindu yang sudah di berikan tambahan khusus berupa energi ilmu hikmah dan khizib serta doa doa mustajabah. Anda juga akan di berikan bonus spesial berupa seluruh paket keilmuan yang ada dalam situs ini secara Gratis.

    Mahar: Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
    Paket ini berupa garam rajah dan minyak untuk prosesi ruwatan anda dan keluarga maksimal 7 orang, bisa untuk tempat usaha rumah dan lainnya, sangat ampuh menghilangkan berbagai sengkolo dan kesialan dalam kehidupan.